Suasana penuh keceriaan tampak di KBTK IT Qurrota A’yun dan SDII Luqman Al Hakim Kendal saat program Zakat Goes To School digelar pada 9–10 Maret 2026. Melalui kegiatan bertema Zakat Ceria, para siswa diajak mengenal sekaligus mempraktikkan zakat dengan cara yang menyenangkan.
Program ini diinisiasi oleh MZ Al Furqon sebagai Mitra Zakat Laznas BMH bersama Yayasan Al Furqon. Sekitar 180 siswa dan guru terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain mendapatkan edukasi mengenai zakat, para siswa juga diajak menunaikan zakat secara langsung sebagai bagian dari pembelajaran praktik berbagi.

Ketua Yayasan Al Furqon, Mufti Wahyu Primadi, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama diikuti oleh siswa KBTK IT Qurrota A’yun, sementara hari kedua diikuti oleh siswa SDII Luqman Al Hakim.
“Alhamdulillah seluruh siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Setelah berzakat, anak-anak juga mendapatkan souvenir sederhana sebagai bentuk apresiasi. Siswa KBTK menerima balon, sedangkan siswa SDII mendapatkan stiker,” jelasnya.
Pembelajaran yang Berkesan
Bagi para siswa, pengalaman menyerahkan zakat secara langsung menjadi pembelajaran yang berkesan. Melalui praktik sederhana tersebut, anak-anak tidak hanya memahami konsep zakat secara teori, tetapi juga merasakan makna berbagi kepada sesama sejak usia dini.
Kepala SDII Luqman Al Hakim, Ulil Albab, S.Pd.I, menilai program ini membantu sekolah dalam membangun kebiasaan berbagi di kalangan siswa.
“Kami sangat senang dengan adanya Zakat Goes To School ini. Program ini memudahkan kami selaku dewan guru dalam mengedukasi sekaligus mengondisikan zakat siswa. Semoga kegiatan seperti ini bisa kembali dilaksanakan tahun depan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala KBTK IT Qurrota A’yun, Sanifah, S.Pd.I, yang melihat kegiatan tersebut sebagai sarana efektif menanamkan nilai kepedulian sosial kepada anak-anak.
“Kegiatan ini sangat baik untuk menanamkan nilai berbagi sejak dini. Semoga MZ Al Furqon dan Laznas BMH terus memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Keceriaan para siswa juga terlihat dalam momen setelah mereka menunaikan zakat. Akhdan, siswa kelas 6 SDII Luqman Al Hakim, dengan bangga menunjukkan stiker yang ia terima.
“Saya sudah zakat! Seperti yang tertulis di stiker ini. Alhamdulillah,” ucapnya penuh semangat.
Hasil pengumpulan zakat dari kegiatan ini rencananya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima pada 12 Maret 2026. Melalui pendekatan yang ceria dan partisipatif, program ini menunjukkan bahwa pendidikan zakat dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kesadaran berbagi serta membentuk karakter peduli sosial pada generasi muda sejak dini.*/Herim









































































































































































































































