Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sulawesi Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan gizi anak bangsa. Melalui program Beras Santri Tahfidz Qur’an, BMH menyalurkan bantuan logistik pangan ke Pondok Pesantren Hidayatullah Tondo, Kota Palu, pada Rabu (28/1).
Penyaluran ini bukan sekadar rutinitas filantropi, melainkan langkah konkret BMH dalam menyelaraskan gerakan kebaikan zakat dengan semangat pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi yang merata bagi generasi muda.
Mendukung Generasi Emas melalui Filantropi
Kepala BMH Sulawesi Tengah, Ahmad Lasamuri, menegaskan bahwa kualitas konsumsi para santri adalah kunci lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an yang tangguh dan cerdas secara intelektual.
“Kami percaya bahwa setiap butir beras yang dikonsumsi oleh para santri akan menjadi energi untuk menghafal ayat-ayat suci. Ini adalah bentuk dukungan nyata kita terhadap misi besar pemenuhan gizi anak bangsa. Santri yang sehat adalah aset masa depan Indonesia,” ujar Ahmad Lasamuri.
Kepercayaan Donatur, Napas Perjuangan Santri
Keberlanjutan program ini sepenuhnya ditopang oleh kepercayaan para donatur. BMH memastikan bahwa setiap amanah yang dititipkan dikonversi menjadi kemaslahatan yang langsung dirasakan manfaatnya di lapangan.
“Kami mengucapkan Jazakumullahu Khairan katsiran Wa Barakallahu Fii Kum kepada seluruh donatur. Semoga berkah dari para penghafal Al-Qur’an ini mengalir kembali kepada Bapak/Ibu sekalian sebagai amal jariyah yang tak terputus,” tambahnya.*/Herim









































































































































































































































