BMH Resmikan Sumur Bor ke-46 di Lombok Tengah, Hadirkan Solusi Air Bersih untuk Santri dan Masyarakat

March 15, 2026

Akses terhadap air bersih masih menjadi kebutuhan mendasar di banyak wilayah. Tanpa air yang memadai, aktivitas pendidikan, ibadah, dan kehidupan sehari-hari tidak dapat berjalan optimal. Menjawab kebutuhan tersebut, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) meresmikan sumur bor ke-46 di Yayasan Darul Mu’ti Wal Badri, Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (14/3/2026) yang bertepatan dengan 24 Ramadhan 1447 H.

Peresmian sumur bor berlangsung dalam suasana syukur. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Darul Mu’ti Wal Badri, TGH. Abdurrazak Mu’ti, S.Pd., MA., Alsolautiy, para santri, serta masyarakat sekitar Desa Sengkerang.

Program penyediaan air bersih ini hadir sebagai solusi nyata bagi kebutuhan santri dan warga di sekitar yayasan. Sebelumnya, akses air bersih di lingkungan tersebut masih terbatas sehingga sering menghambat aktivitas harian.

Menunjang Semua Kegiatan Santri

Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan Laznas BMH NTB, Zohriadi, menjelaskan bahwa air bersih memiliki peran vital dalam kehidupan pesantren.

“Dengan adanya sumur bor ini, kebutuhan air bersih untuk santri dan masyarakat sekitar dapat terpenuhi. Air ini akan menunjang kegiatan ibadah, proses belajar para santri, serta kebutuhan harian masyarakat,” ujarnya.

Dalam perspektif pembangunan sosial, ketersediaan air bersih merupakan salah satu indikator penting kesejahteraan masyarakat. Air yang cukup dan mudah diakses tidak hanya mendukung kesehatan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga seperti pesantren.

Bagi santri, air menjadi kebutuhan utama untuk menjaga kebersihan, berwudhu, hingga menjalankan berbagai aktivitas di asrama. Karena itu, fasilitas air bersih memiliki dampak langsung terhadap kelancaran kegiatan belajar dan ibadah.

Ketua Yayasan Darul Mu’ti Wal Badri, TGH. Abdurrazak Mu’ti, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur Laznas BMH yang telah mendukung pembangunan sumur bor ini. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya sumur bor ke-46 BMH di Lombok Tengah, manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh para santri di yayasan. Masyarakat sekitar juga dapat memanfaatkan sumber air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Program penyediaan air bersih ini menunjukkan bagaimana zakat, infak, dan sedekah masyarakat dapat diwujudkan dalam bentuk solusi yang berkelanjutan. Infrastruktur sederhana seperti sumur bor mampu memberi dampak jangka panjang bagi pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat.

Melalui program ini, BMH berharap semakin banyak wilayah yang memperoleh akses air bersih sehingga kegiatan pendidikan dan ibadah dapat berjalan dengan lebih baik di berbagai daerah.*/Herim

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Rekomendasi lainnya dari BMH:

BMH Resmikan Sumur Bor ke-46 di Lombok Tengah, Hadirkan Solusi Air Bersih untuk Santri dan Masyarakat

March 15, 2026

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana zakat, infaq, sedekah, wakaf dan hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, serta melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, dan ekonomi secara nasional.

Kalibata Office Park

Jalan Raya Pasar Minggu No.21 No. Blok H RT.5, RT.1/RW.8, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12780, Indonesia.

© 2026 Baitul Maal Hidayatullah. All Rights Reserved.