LAZNAS BMH Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Rabu, 13 Mei 2026, di Pondok Pesantren Hidayatullah.
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan transformasi kelembagaan guna menghadirkan pelayanan umat yang lebih optimal, profesional, dan berdampak luas di wilayah NTT.Rakerwil diikuti jajaran manajemen, amil, serta unsur organisasi induk Hidayatullah mulai dari DPW hingga DPD kabupaten/kota se-NTT.
Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat peran BMH sebagai lembaga zakat terpercaya dan terdepan.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BMH NTT menegaskan bahwa Rakerwil bukan sekadar forum evaluasi program, tetapi juga ruang menyatukan visi, memperkuat sinergi, dan membangun semangat baru dalam melayani umat.
“Transformasi SDM dan jaringan bukan hanya slogan, tetapi kebutuhan agar BMH terus berkembang menjadi lembaga zakat yang profesional, terpercaya, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Kita ingin BMH hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih dirasakan manfaatnya oleh umat,” ujarnya.
Sementara itu, pendamping Rakerwil BMH NTT, Ustadz Abdul Kadir, menekankan bahwa transformasi lembaga harus dimulai dari peningkatan kualitas SDM, penguatan integritas, dan soliditas jaringan.
“Ketika SDM bertumbuh, loyalitas menguat, dan jaringan terbangun dengan baik, maka BMH akan mampu bergerak lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Rakerwil ini, BMH NTT berharap semangat transformasi, kolaborasi, dan penguatan jaringan terus tumbuh sehingga mampu menghadirkan program-program yang semakin berdampak dan memperluas manfaat bagi umat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.








































































































































































































































