Upaya melahirkan generasi yang cerdas dan sehat merupakan tanggung jawab bersama. Tumbuh kembang anak, khususnya pada masa balita, sangat ditentukan oleh kecukupan gizi dan pendampingan yang tepat. Masa ini menjadi periode krusial yang akan memengaruhi kualitas kesehatan dan kecerdasan anak di masa depan.
Atas dasar kepedulian tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BMH bersinergi dengan Puskesmas Tamalanrea menggelar program “Kado Gizi Balita”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Puskesmas Tamalanrea pada Jumat (30/01/26) dan diikuti oleh 15 keluarga balita dari wilayah sekitar.

Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Tamalanrea, drg. Weril P. Saroengoe, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun bersama Laznas BMH. Menurutnya, kondisi gizi balita di wilayah Tamalanrea menunjukkan tren perbaikan dari waktu ke waktu. Pada saat yang sama, dukungan dari para donatur melalui lembaga zakat seperti BMH turut memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Ia menegaskan bahwa sinergi lintas pihak menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan program kesehatan balita. Dengan demikian, intervensi gizi tidak hanya bersifat sesaat, tetapi berkelanjutan dan berdampak nyata.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Laznas BMH, Kadir, menyampaikan bahwa lembaganya memandang pemenuhan gizi balita sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial. Menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik, menurutnya, harus dimulai sejak usia dini melalui perhatian serius terhadap kesehatan dan asupan nutrisi anak.
Manfaat Terasa Nyata oleh Warga
Manfaat program ini pun dirasakan langsung oleh para penerima. Salah satunya disampaikan oleh ibu dari Sofwa Seslin. Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan anaknya belum optimal meski telah berusia lebih dari dua tahun. Karena itu, ia secara rutin berkonsultasi dengan tenaga medis Puskesmas Tamalanrea untuk mendapatkan pendampingan.

“Bantuan dari BMH yang saya terima di tahun kedua ini sangat membantu. Kebutuhan protein yang dianjurkan oleh pihak puskesmas bisa saya penuhi melalui program ini,” tuturnya.
Program “Kado Gizi Balita” diharapkan terus berkontribusi dalam memperbaiki status gizi anak-anak di wilayah Tamalanrea. Lebih dari itu, inisiatif ini mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan siap menjadi penerus bangsa. Dalam konteks menyambut bulan Ramadhan, semangat kolaborasi dan kepedulian sosial semacam ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas dan berkesinambungan.*/Herim









































































































































































































































