Senyum lebar tak bisa disembunyikan dari wajah Encul (10). Dengan mata berbinar ia menceritakan pengalamannya mengikuti buka puasa bersama di Aming Coffee Podomoro, Pontianak, Senin (9/3/2026).
“Alhamdulillah, kamek dapat duet, dapat makan, dapat hadiah games, dapat baju lebaran, kue-kue, banyaak ustadz, makaseh ye,” ucapnya polos.
Kebahagiaan Encul menjadi gambaran suasana hangat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Aming Coffee bekerja sama dengan Laznas BMH Kalimantan Barat. Kegiatan ini menghadirkan puluhan anak yatim dan dhuafa, termasuk anak-anak dari Panti Yatim Cayur Dharma Pepabri Pontianak.

Supervisor Aming Coffee, Bagus Wahyu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang secara khusus dihadirkan pada bulan suci Ramadhan.
“Tujuan utama kita berkumpul sore ini bukan sekadar makan bersama, tetapi mempererat silaturahim, berbagi kebahagiaan, dan memuliakan anak-anak yatim,” ujarnya.
Kebahagiaan Bagi Semua
Acara diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Baidai. Setelah itu, anak-anak mengikuti pembacaan surah-surah pendek serta berbagai permainan yang membuat suasana semakin hidup. Gelak tawa dan sorak kegembiraan terlihat sepanjang kegiatan, menunjukkan betapa momen sederhana seperti ini mampu menghadirkan kebahagiaan bagi mereka.
Kadiv Prodaya BMH Kalimantan Barat, Anton Trimaryanto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Aming Coffee telah berjalan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ini tahun ketiga BMH Kalbar diajak mengisi kegiatan buka puasa di sini. Hari ini kami membawa 20 anak yatim untuk merasakan kebahagiaan bersama,” jelasnya.
Selain berbuka puasa bersama, manajemen Aming Coffee juga menyerahkan santunan dan bingkisan kepada para anak yatim. Bagi anak-anak, perhatian seperti ini tidak hanya berarti bantuan materi, tetapi juga menghadirkan rasa dihargai, diperhatikan, dan dicintai oleh lingkungan sekitar.
Di tengah kesederhanaan acara, senyum anak-anak menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat menghadirkan dampak psikologis yang besar. Bagi mereka, satu sore kebersamaan bisa menjadi kenangan indah yang menguatkan hati.

Dan bagi Encul, hari itu sederhana saja: ada makan bersama, hadiah permainan, dan baju baru untuk Lebaran. Namun dari wajahnya yang berseri, jelas terlihat bahwa kebahagiaan kecil itu terasa sangat besar.*/Herim









































































































































































































































