BMH Salurkan 150 Bingkisan Lebaran untuk Dai dan Guru Ngaji, Dukung Pembinaan Masyarakat

March 13, 2026

Peran dai dan guru ngaji dalam membina masyarakat sering berjalan tanpa sorotan. Mereka hadir di masjid, mushalla, dan rumah-rumah warga untuk mengajarkan Al-Qur’an, membimbing ibadah, serta menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan sosial. Di Yogyakarta, kiprah tersebut mendapat dukungan melalui program apresiasi yang digelar Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) DIY, Selasa (11/3/2026).

Melalui kegiatan yang berlangsung di Masjid Markazul Islam Sleman, BMH menyalurkan 150 paket bingkisan Lebaran kepada para dai dan guru ngaji dari berbagai wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Kegiatan tersebut juga diisi dengan monitoring aktivitas dakwah di lapangan serta ditutup dengan buka puasa bersama.

Program ini menjadi bentuk penghargaan kepada para dai yang selama ini aktif membina jamaah dan masyarakat. Banyak di antara mereka menjalankan aktivitas dakwah secara konsisten, meski berada di lingkungan yang sederhana dan dengan fasilitas terbatas.

Kualitas Pribadi Dai Jadi Kunci

Pembina para dai di wilayah Yogyakarta, KH. Muhammad Syakir Syafii, menekankan bahwa keberhasilan dakwah sangat ditentukan oleh kualitas pribadi seorang dai.

“Seorang dai harus memiliki akhlak dan kepribadian yang baik. Jika tidak, pesan yang disampaikan akan sulit diterima oleh masyarakat. Selain itu, seorang dai juga harus memiliki semangat yang kuat untuk terus mengajak masyarakat kepada kebaikan,” ujarnya.

Bagi para dai, aktivitas dakwah bukan sekadar tugas, melainkan panggilan untuk menebarkan kebaikan. Makruf Arifin, salah satu dai yang hadir, mengungkapkan bahwa berdakwah dapat dilakukan dengan berbagai cara dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi dai tidak harus selalu berorasi di atas mimbar. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengajak orang kepada kebaikan. Aktivitas ini sudah lama saya jalani. Terima kasih kepada BMH yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ujarnya.

Kepala Program BMH Yogyakarta, Muhammad Nashir, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan kepada para dai yang berada di garis depan pembinaan masyarakat.

“Hari ini kami mengumpulkan para dai dan guru ngaji yang ada di Yogyakarta. Ini adalah bentuk dukungan kepada mereka yang selama ini mendedikasikan dirinya untuk membina masyarakat, terutama dalam momentum Ramadhan,” jelasnya.

Melalui dukungan masyarakat yang menyalurkan zakat dan sedekah melalui BMH, berbagai program Ramadhan dapat dijalankan untuk memperkuat pembinaan umat. Dukungan tersebut membantu menjaga keberlangsungan aktivitas dakwah para dai yang setiap hari hadir di tengah masyarakat.

Bagi banyak warga, keberadaan dai dan guru ngaji menjadi sumber pembelajaran agama sekaligus penguat nilai moral di lingkungan sekitar. Karena itu, dukungan terhadap para pembina umat ini menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang religius dan berakhlak.*/Herim

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Rekomendasi lainnya dari BMH:

BMH Salurkan 150 Bingkisan Lebaran untuk Dai dan Guru Ngaji, Dukung Pembinaan Masyarakat

March 13, 2026

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana zakat, infaq, sedekah, wakaf dan hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, serta melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, dan ekonomi secara nasional.

Kalibata Office Park

Jalan Raya Pasar Minggu No.21 No. Blok H RT.5, RT.1/RW.8, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12780, Indonesia.

© 2026 Baitul Maal Hidayatullah. All Rights Reserved.