LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Barat kembali berpartisipasi dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, sebuah agenda kolaborasi nasional yang diselenggarakan secara hybrid oleh Kementerian Agama RI bersama BAZNAS dan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di seluruh Indonesia dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 H.
Di Provinsi Kalimantan Barat, kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak.
Acara dihadiri secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan Bank Indonesia, Bank Kalbar Syariah, serta pimpinan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) se-Kalimantan Barat yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ). Turut hadir Kepala Perwakilan BMH Kalimantan Barat, Rohsyiandi Santika.
Pada kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan bantuan kepada 30 penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim dan penyandang disabilitas. Secara keseluruhan, program kolaborasi ini menjangkau 45.398 penerima manfaat binaan dari 18 Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Kalimantan Barat.

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, BMH Kalimantan Barat menyalurkan amanah para donatur kepada 2.682 penerima manfaat binaan yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Barat.
Bantuan yang diberikan berupa paket bingkisan sembako dan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas.
Ketua Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Rohadi, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen BMH Kalbar yang terus aktif mendukung berbagai program kolaborasi yang diinisiasi Kementerian Agama.
“Kami sangat mengapresiasi BMH Kalbar yang selalu berpartisipasi dan berkolaborasi dalam berbagai agenda Kementerian Agama. Bahkan selama tiga tahun berturut-turut BMH tidak pernah absen dalam kegiatan kolaboratif seperti ini. Semoga BMH semakin maju dan terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BMH Kalimantan Barat, Rohsyiandi Santika, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari kepercayaan para donatur yang terus mengamanahkan zakat, infak, sedekah, dan wakafnya melalui BMH.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan Sahabat Kebaikan BMH yang senantiasa mempercayakan amanah ZISWAF kepada BMH. Dukungan tersebut memungkinkan kami untuk terus istiqamah menghadirkan program-program kemanfaatan bagi umat, salah satunya melalui santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas pada momentum Muharram ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, BMH akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Agama, BAZNAS, Forum Zakat (FOZ), dan berbagai mitra strategis lainnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak.
Momentum Muharram menjadi pengingat pentingnya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas. Melalui semangat kolaborasi, BMH Kalimantan Barat berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan ZISWAF sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan.









































































































































































































































