Kebahagiaan Ramadhan kembali hadir melalui kolaborasi antara Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Selatan dan YBM PT PLN. Sinergi kedua lembaga ini menghadirkan kegiatan buka puasa bersama serta santunan bagi santri dan anak yatim di Banjarbaru, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka ini melibatkan jajaran Manajemen YBM PLN UPT Banjarbaru dan UIP3B Kalimantan bersama BMH Kalsel. Para santri binaan BMH serta santri Rumah Qur’an Martapura, Kabupaten Banjar turut hadir dalam kegiatan yang penuh kehangatan tersebut.

Program ini merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara BMH dan YBM PLN yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Melalui sinergi ini, bantuan sosial dari berbagai pihak dapat disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya santri, anak yatim, dan keluarga dhuafa.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pimpinan PLN, termasuk perwakilan manajemen dari Jakarta serta General Manager PLN Kalimantan, Riko Ramadhano.
Perluas Program Kebaikan
Kepala Perwakilan BMH Kalimantan Selatan, Abdul Wali, menjelaskan bahwa kerja sama lintas lembaga menjadi kunci agar program sosial dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Menurutnya, kolaborasi dengan YBM PLN tidak hanya menghadirkan santunan bagi yatim dan dhuafa. Ke depan, program ini juga akan menyasar bantuan bagi lansia di sekitar Kampus Hidayatullah Banjarbaru.
“Sinergi seperti ini sangat penting agar program kebaikan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Kami terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar manfaat zakat dan sedekah bisa dirasakan masyarakat secara langsung,” jelasnya.
Program Ramadhan yang dijalankan BMH Kalsel tahun ini juga mencakup kegiatan Safari Bahagia Berbagi di sejumlah kabupaten. Kegiatan tersebut bertujuan menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci.
Sebagai puncak rangkaian program Ramadhan, BMH Kalsel merencanakan kegiatan Buka Puasa Akbar bersama dai, yatim, dan dhuafa pada 17 Maret 2026 di Rumah Makan Wong Solo Banjarbaru.
Acara tersebut mengusung tema kolaborasi antara pusat dan perwakilan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, para santri dan dai juga diharapkan dapat mendoakan agar program sosial BMH Kalsel semakin berkembang.
Bagi para penerima manfaat, kegiatan seperti ini memiliki arti yang jauh lebih dalam dari sekadar santunan. Kehadiran berbagai pihak dalam satu forum kebersamaan memberi pesan bahwa mereka tidak berjalan sendiri.
Kolaborasi BMH dan YBM PLN di Banjarbaru menunjukkan bahwa ketika lembaga sosial, perusahaan, dan masyarakat bergerak bersama, kebaikan dapat mengalir lebih luas. Dukungan tersebut menjadi energi penting bagi santri, yatim, dan dhuafa untuk terus melangkah dengan harapan yang lebih kuat.*/Herim









































































































































































































































