Menjelang fajar Ramadhan, asa baru tumbuh di Desa Paneteaan, Kabupaten Mamasa. Melalui sinergi kuat bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH), DPD Hidayatullah Mamasa menyalurkan puluhan paket wakaf Al-Qur’an dan buku Iqra bagi warga serta santri di wilayah pedalaman tersebut, (26/1).
Langkah nyata ini merupakan manifestasi dari Program Desa Mengaji, sebuah inisiatif strategis untuk memerangi buta aksara Al-Qur’an sekaligus memperkuat pondasi spiritual masyarakat pedesaan.

Ketua DPD Hidayatullah Mamasa, Ustadz Faqih Imamuddin, yang terjun langsung ke lokasi, menegaskan bahwa pendistribusian ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan investasi peradaban.
“Kami ingin memastikan bahwa saat Ramadhan tiba, tidak ada lagi rumah yang sepi dari lantunan ayat suci. Dukungan penuh dari para donatur melalui BMH memungkinkan para dai kami bergerak lebih lincah hingga ke pelosok untuk membina generasi Qur’ani,” ujar Ustadz Faqih.
Sentuhan Perubahan di Garis Depan
Kondisi geografis Mamasa yang menantang tidak menyurutkan langkah para dai untuk mengawal amanah para donatur. Kehadiran Al-Qur’an baru ini disambut haru oleh warga yang selama ini keterbatasan akses terhadap mushaf yang layak.
Salah seorang tokoh warga mengungkapkan betapa bantuan ini menjadi pelecut semangat bagi anak-anak desa. “Bagi kami di desa, Al-Qur’an baru adalah kemewahan batin. Ini adalah hadiah Ramadhan terbaik bagi anak-anak kami yang sedang berjuang belajar mengaji,” tuturnya dengan nada bergetar.
Konsistensi Mendukung Kiprah Dai
Program ini sekaligus membuktikan konsistensi BMH dalam mendukung kiprah para dai di medan dakwah. Bukan hanya soal logistik, keberadaan BMH memastikan keberlanjutan pembinaan akhlak di wilayah-wilayah yang minim akses pendidikan agama.

Ustadz Faqih menutup dengan pesan optimisme bagi para penggiat kebaikan. “Setiap huruf yang dibaca oleh para santri di desa ini adalah pahala jariyah bagi para donatur. Inilah bukti bahwa zakat dan wakaf yang dikelola secara profesional mampu menciptakan perubahan nyata hingga ke ujung desa.”
Melalui Program Desa Mengaji, BMH dan Hidayatullah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan dakwah, memastikan cahaya Islam tetap terang benderang di seluruh pelosok Nusantara.*/Herim









































































































































































































































