Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bersama Wakaf Salman menyalurkan program Berbagi Buka Puasa untuk Penyintas Bencana di Kota Lintang, Kabupaten Aceh Tamiang, Ahad (8/3/2026) bertepatan dengan 18 Ramadhan 1447 H. Program ini menghadirkan 200 paket buka puasa bagi keluarga penyintas yang hingga kini masih menjalani kehidupan dalam keterbatasan pascabencana.
Penyaluran bantuan difokuskan kepada warga yang masih tinggal di hunian sementara, khususnya di wilayah Kampung Pipa, kawasan pedalaman Seumadam. Hingga saat ini, lebih dari 90 persen penyintas masih bertahan di tenda pengungsian, sementara sebagian warga lainnya menempati rumah yang kondisinya belum sepenuhnya pulih akibat dampak banjir yang terjadi sebelumnya.

Program ini dilaksanakan dengan pendekatan langsung ke lokasi pengungsian agar bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan secara cepat oleh masyarakat. Tim relawan BMH bersama mitra lokal menyiapkan paket buka puasa yang kemudian didistribusikan langsung ke tenda-tenda pengungsian serta rumah warga penyintas.
Memberdayakan Warung Lokal
Menariknya, penyediaan menu buka puasa juga melibatkan warung makan lokal di Aceh Tamiang. Pendekatan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para penyintas saat berbuka, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
Setelah proses persiapan dan pengemasan paket dilakukan oleh tim relawan, bantuan kemudian diantarkan langsung ke lokasi hunian sementara agar dapat segera dikonsumsi saat waktu berbuka puasa tiba.
Terimakasih dan Berkah
Bagi para penyintas, perhatian seperti ini menjadi penguat harapan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Salah satu perwakilan warga di tenda pengungsian, Ibu Agustina, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan.
“Terima kasih dan doa keberkahan kepada para pemberi bantuan. Semoga menjadi keberkahan juga bagi yang memakan paket buka puasa ini. Semoga diberikan kesehatan dan kelancaran urusan. Kami juga berharap untuk tetap diperhatikan meskipun dengan bantuan kecil,” ujarnya.
Kehadiran program buka puasa ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan saat Ramadhan. Tetapi juga menunjukkan bahwa para penyintas tidak sendirian menghadapi masa pemulihan pascabencana. Kolaborasi antara Wakaf Salman dan BMH menjadi bukti bagaimana kepedulian sosial bekerja.
“Sungguh itu dapat menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat yang sedang berjuang membangun kembali kehidupannya,” ungkap Direktur Prodaya BMH Pusat, Syamsuddin.*/Herim









































































































































































































































