Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an dengan memberikan bantuan kepada delapan santri tahfiz dari keluarga kurang mampu. Program bertajuk “Senyum Ibadah Santri Hafizh” ini dilaksanakan pada Kamis (6/3/2026) di Kantor BMH Sulawesi Barat, Jl. Abdul Syakur No. 02, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar para santri dapat terus fokus dalam menghafal Al-Qur’an meskipun berasal dari latar belakang ekonomi yang terbatas. Program ini juga menjadi bagian dari upaya BMH dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Sulawesi Barat.

Kepala BMH Sulawesi Barat, Rahmat Wijaya, menegaskan bahwa perhatian terhadap santri tahfiz merupakan investasi penting bagi masa depan umat.
“Santri penghafal Al-Qur’an adalah generasi yang menjaga kemuliaan kitab suci. Kami ingin memastikan mereka tetap semangat belajar dan tidak terhambat oleh keterbatasan ekonomi,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, Muhammad Salim, santri kelas 1 SMP asal Malunda, Kabupaten Majene, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Saat ini ia telah menghafal satu juz Al-Qur’an dan bertekad untuk terus menambah hafalannya.
“Alhamdulillah saya senang sekali. Bantuan ini membuat saya semakin semangat untuk menghafal Al-Qur’an,” tuturnya dengan penuh harap.
Melalui program Senyum Ibadah Santri Hafizh, BMH Sulawesi Barat berharap semakin banyak santri dari keluarga kurang mampu yang dapat melanjutkan perjuangan menghafal Al-Qur’an dengan lebih tenang dan penuh semangat. Dukungan masyarakat melalui program ini juga diharapkan terus mengalir agar lahir lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.*/Herim









































































































































































































































