Di Lingkungan Lari, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, langkah kaki Ustadz Syamsuddin tak pernah surut. Di wilayah pelosok Kabupaten Mamuju ini, pria murah senyum itu mengabdikan diri sebagai penjaga moral dan pembimbing spiritual bagi generasi muda melalui Rumah Qur’an dan Madrasah Qur’an Hidayatullah.
Namun, pejuang dakwah di garis depan seringkali berjuang dalam sunyi, jauh dari hiruk-pikuk kota. Menyadari hal tersebut, Laznas BMH Perwakilan Sulawesi Barat hadir membawa amanah para donatur melalui program Kafalah Da’i Tangguh.

Amanah untuk Sang Pengabdi
Penyaluran dukungan ini diserahkan langsung oleh Ketua Perwakilan BMH Sulbar, Ustadz Rahmat Wijaya. Kehadiran BMH di kediaman Ustadz Syamsuddin bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi tanpa pamrih yang telah beliau curahkan selama ini.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa para da’i yang berjuang di pelosok tidak merasa sendirian. Bantuan ini adalah titipan para donatur, sebuah bentuk dukungan agar Ustadz Syamsuddin tetap istiqamah dan bersemangat mentransfer nilai-nilai Al-Qur’an kepada masyarakat,” ungkap Ustadz Rahmat Wijaya.
Kado Jelang Ramadhan
Dukungan ini terasa kian bermakna karena hadir di saat yang tepat: menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Di saat kebutuhan hidup cenderung meningkat, bantuan ini menjadi penopang ekonomi keluarga sang ustadz, sehingga beliau dapat fokus sepenuhnya pada kegiatan dakwah dan pembinaan santri di masjid pusat aktivitas warga.
Ustadz Syamsuddin tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, perhatian dari BMH dan para donatur adalah energi baru yang menguatkan pundaknya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami di pelosok ini. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur yang telah peduli terhadap perjuangan dakwah di sini. Ini menjadi penyemangat kami untuk terus menyemai cahaya Al-Qur’an,” tutur pria yang hobi bertani itu penuh haru.
Membangun Peradaban dari Pinggiran
Langkah BMH di Kalukku adalah bagian dari misi besar membangun peradaban Islam melalui pendidikan dan dakwah yang merata hingga ke pelosok negeri.
“Melalui sinergi antara lembaga, donatur, dan para da’i tangguh, BMH berharap cahaya Islam akan terus tumbuh dan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau sekalipun,” tutup Rahmat Wijaya.*/Herim









































































































































































































































