Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sulawesi Tenggara menyalurkan mushaf Al-Qur’an kepada para santri di Markaz Al-Qur’an Iwoimopuro, Desa Iwoimopuro, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka (16/2). Penyaluran ini menjadi bagian dari komitmen BMH dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an di wilayah pedesaan.
Program ini menghadirkan dukungan nyata bagi proses pembinaan generasi Qur’ani. Para santri di markaz tersebut rutin belajar membaca, menghafal, dan mendalami Al-Qur’an. Ketersediaan mushaf yang memadai menjadi kebutuhan penting agar kegiatan belajar berlangsung lebih optimal dan nyaman.
Pengurus Markaz Al-Qur’an Iwoimopuro, Abdullah, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian para donatur melalui BMH Sultra. Bantuan mushaf membantu memperlancar aktivitas pembelajaran yang selama ini berjalan dengan keterbatasan fasilitas.

Kepala Perwakilan BMH Sultra, Armin, menegaskan bahwa setiap huruf yang dibaca dan dihafal dari mushaf tersebut menjadi amal jariyah bagi para donatur.
“Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat tidak berhenti sebagai angka dalam laporan. Dana umat berubah menjadi sarana pendidikan. Sarana itu membentuk karakter, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan menyiapkan generasi yang berakhlak,” paparnya.
Mendorong Perubahan
Penyaluran ini menunjukkan bahwa perubahan tidak selalu hadir dalam bentuk proyek besar. Perubahan bisa dimulai dari satu mushaf di tangan seorang santri. Dari lembaran-lembaran itu lahir hafalan, dari hafalan tumbuh pemahaman, dan dari pemahaman terbangun peradaban.
BMH Sultra terus mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam program penyaluran Al-Qur’an.
“Partisipasi umat akan memperluas jangkauan dakwah hingga ke pelosok Sulawesi Tenggara. Setiap kontribusi memberi warna pada masa depan anak bangsa,” imbuh Armin.
Di Desa Iwoimopuro, cahaya itu kini menyala lebih terang. Zakat, infak, dan sedekah membuktikan diri sebagai energi perubahan. Dari tangan para donatur, harapan mengalir ke tangan para santri. Dari santri, harapan itu tumbuh menjadi kekuatan bagi negeri.*/Herim









































































































































































































































