Upaya menghadirkan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas tidak bisa hanya bertumpu pada niat, tetapi membutuhkan sistem, metode, dan penguatan kapasitas pengajar. Karena itu, program sertifikasi guru Al-Qur’an menjadi langkah yang relevan dan urgen, terutama di wilayah kepulauan yang akses pembinaannya terbatas.
Melihat kebutuhan tersebut, BMH mendukung KORDA Ummi Batam dalam penyelenggaraan Sertifikasi Guru Al-Qur’an Metode Ummi di SDIT Insan Utama dan SDIT Adzikra, pada 11–14 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 30 guru dari dua lembaga pendidikan di Kepulauan Anambas.

Program ini tidak sekadar pelatihan teknis. Ia dirancang untuk memastikan pengajaran Al-Qur’an dilakukan secara benar, tartil, dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Rangkaian kegiatan meliputi tahsin Al-Qur’an, sertifikasi guru, hingga coaching implementasi.
KORDA Ummi Batam menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperluas syiar Al-Qur’an ke wilayah kepulauan.
“Pengajaran Al-Qur’an tidak cukup hanya bisa membaca, tetapi harus benar dan sistematis,” ungkapnya.
Dukungan BMH dalam program ini menunjukkan peran penting lembaga amil zakat dalam pembangunan kualitas pendidikan umat. Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan dasar, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi atas sinergi ini, termasuk kepada Ummi Foundation dan BMH yang mendukung penuh kegiatan. Kolaborasi ini dinilai mampu menghadirkan dampak nyata bagi para guru dan peserta didik di wilayah tersebut.
BMH berharap kerja sama ini terus berkembang.
“Kami ingin sinergi ini berjalan berkelanjutan agar dampaknya semakin luas,” ungkap Fatahillah, Kepala BMH Perwakilan Kepulauan Riau.

Dari kegiatan ini, terlihat bahwa investasi pada kualitas guru akan berpengaruh langsung pada kualitas generasi. Ketika guru Al-Qur’an dibekali metode yang tepat, maka lahir pembelajaran yang lebih kuat. Inilah bentuk dampak nyata dari pengelolaan zakat yang tidak hanya menyentuh kebutuhan hari ini, tetapi juga membangun fondasi peradaban umat ke depan.*/Herim









































































































































































































































