Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar aksi bersih masjid di sejumlah titik, termasuk kawasan lereng Gunung Merapi, pada Senin (15/2). Kegiatan berlangsung pukul 07.00–11.00 WIB. Puluhan relawan terlibat dalam aksi tersebut. Setiap masjid didukung 10 hingga 15 relawan.
BMH menyasar masjid-masjid kampung yang dinilai membutuhkan perawatan. Relawan membersihkan ruang utama, tempat wudhu, kamar mandi, dan halaman masjid. Aksi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan jamaah menjelang Ramadhan.
Kepala Divisi Program BMH Yogyakarta, Muhammad Nashir, menegaskan bahwa Ramadhan menuntut kesiapan lahir dan batin.

“Ramadhan adalah momentum istimewa bagi umat Muslim untuk beribadah kepada Allah dan masjid adalah tempatnya. Untuk itu, kami bersihkan masjid agar masyarakat lebih nyaman dalam beribadah,” ujarnya.
Nashir menyatakan pihaknya memilih masjid-masjid yang layak dibersihkan, terutama di kawasan kampung dan lereng Merapi. Ia menilai masjid yang bersih akan meningkatkan kekhusyukan jamaah.
“Kami ingin mengajak masyarakat menjaga kebersihan masjid sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial,” katanya.
Sambutan Hangat Masyarakat
Koordinator lapangan, Fauzan, menyebut kegiatan ini mendapat respons positif dari warga dan pengurus masjid. Relawan bekerja bersama masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Masyarakat dan pengurus masjid sangat antusias. Mereka merasa terbantu dalam menyambut Ramadhan,” ungkapnya.
Aksi bersih masjid ini merupakan wujud nyata gerakan umat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan kepada BMH. Dana yang dihimpun tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga diwujudkan dalam program yang memperkuat kesiapan ibadah dan kebersamaan sosial.
“Program ini membuktikan bahwa kontribusi umat menghadirkan dampak nyata di ruang-ruang ibadah, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih,” tegas Nashir.
Melalui kegiatan ini, BMH mendorong budaya gotong royong di tengah masyarakat. Relawan dan warga membangun kolaborasi dalam merawat masjid sebagai pusat aktivitas umat. Kehadiran program ini tidak hanya membersihkan bangunan fisik, tetapi juga menguatkan solidaritas sosial menjelang bulan suci.
BMH berharap aksi serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi. Dengan dukungan zakat, infak, dan sedekah, gerakan kebaikan umat dapat terus tumbuh dan menghadirkan dampak berkelanjutan di berbagai daerah.*/Herim









































































































































































































































