BMH Dorong Sinergi Orang Tua–Pesantren dalam Tarhib Ramadhan di Merauke

February 2, 2026

Suasana hangat menyelimuti Pesantren Hidayatullah Merauke, Jalan Cikombong, Kelapa Lima, Papua Selatan, Ahad (1/2/2026). Kegiatan penjengukan santri dirangkai dengan Tarhib Ramadhan. Tema yang diangkat menegaskan satu pesan kunci: sinergi orang tua dan pesantren dalam membentuk akhlak anak.

Dalam momentum ini, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mengambil peran mendorong penguatan ekosistem pendidikan. Dengan demikian, pesantren tidak berjalan sendiri. Orang tua menjadi mitra aktif yang menyambung nilai pendidikan di rumah.

Sejumlah orang tua menyampaikan apresiasi. Salah seorang wali santri sebut saja Fatimah menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menjenguk anak. Mereka juga memperoleh ilmu agama secara rutin. Pengajian bulanan di pesantren dinilai menjadi ruang belajar yang realistis.

Kegiatan Baik dan Menenangkan

“Ini kegiatan baik bagi kami. Apalagi kalau ingat kesibukan sebagai petani dan teman-teman yang juga jadi pedagang sering menyita waktu. Alhamdulillah bisa hadir dalam pengajian ini,” tuturnya.

Bagi wali murid kegiatan ini memberi jeda refleksi yang bermakna. Terlebih, tema hari itu dinilai relevan. Orang tua diingatkan agar tidak melepas peran mendidik ketika anak pulang ke rumah.

Penceramah utama adalah Ustadz Zainal, Ketua DPW Hidayatullah Papua Selatan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak bergantung pada keselarasan irama. Nafas, visi, dan langkah orang tua harus beriringan dengan pesantren. Tanpa itu, pendidikan akan timpang. Dengan demikian, anak menerima pesan yang sama di dua lingkungan utama hidupnya.

Ustadz Zainal juga mengingatkan tantangan masa depan. “Anak-anak akan menghadapi situasi yang jauh lebih berat dibanding generasi sebelumnya. Perubahan sosial, teknologi, dan budaya bergerak cepat. Oleh karena itu, persiapan tidak cukup bersifat individual. Kita harus menyiapkan secara kolektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Penddikan yang Sinergis

Dalam perspektif BMH, kegiatan ini memberi pelajaran penting. “Pendidikan karakter tidak bisa diserahkan pada satu institusi. Ia memerlukan jejaring,” jelas Rudi Amil BMH di Merauke.

“Pesantren menanamkan nilai secara sistematis. Orang tua menguatkannya dalam praktik harian. Ketika keduanya selaras, akhlak tumbuh lebih kokoh,” imbuhnya.

Dengan demikian, Tarhib Ramadhan ini tidak berhenti pada seremoni. Ia menjadi pengingat arah. Ramadhan disambut dengan pembenahan peran. BMH berharap sinergi ini terus hidup. Sebab, investasi terbaik umat adalah anak-anak yang berakhlak, tangguh, dan siap menghadapi zaman.*/Herim

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Rekomendasi lainnya dari BMH:

BMH Dorong Sinergi Orang Tua–Pesantren dalam Tarhib Ramadhan di Merauke

February 2, 2026

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Rekomendasi lainnya dari BMH:

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana zakat, infaq, sedekah, wakaf dan hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, serta melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, dan ekonomi secara nasional.

Kalibata Office Park

Jalan Raya Pasar Minggu No.21 No. Blok H RT.5, RT.1/RW.8, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12780, Indonesia.

© 2026 Baitul Maal Hidayatullah. All Rights Reserved.