Kolaborasi PW Pemuda Hidayatullah Sulawesi Selatan bersama Laznas BMH Perwakilan Sulawesi Selatan menghadirkan aksi nyata di bulan Ramadhan 1447 H. Melalui program Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan Gerakan Solidaritas Pangan, sebanyak 30 paket beras disalurkan kepada mahasiswa rantau di Pesantren Mahasiswa Dai Makassar, Jumat (27/2/2026).
Program bertema “Pemuda Bergerak, Ramadhan Berdampak” ini menjadi wujud sinergi strategis antara organisasi kepemudaan dan lembaga zakat dalam menjawab kebutuhan sosial mahasiswa rantau di Kota Makassar. Para penerima manfaat berasal dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya UIN Alauddin Makassar, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muslim Indonesia, dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Kepedulian Kolektif
Ketua PW Pemuda Hidayatullah Sulsel, Rachmat Ghafur Hamran, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Program ini lahir dari kepedulian kolektif terhadap mahasiswa rantau yang menghadapi tekanan biaya hidup di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kami melihat mahasiswa rantau, khususnya dari keluarga menengah ke bawah, tidak hanya berjuang membayar biaya kuliah, tetapi juga memenuhi kebutuhan dasar. Karena itu, kami memilih membantu dalam bentuk beras sebagai kebutuhan pokok paling mendasar,” ujarnya.
Ketua BMH Perwakilan Sulsel, Kadir, turut hadir dan memberikan edukasi tentang zakat kepada para pemuda. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban yang sejajar dengan rukun Islam lainnya, baik zakat fitrah maupun zakat maal. Menurutnya, zakat tidak berhenti pada aspek ibadah individual, tetapi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
“Zakat memiliki fungsi sosial yang kuat. Jika dikelola secara amanah dan profesional, zakat mampu meningkatkan taraf ekonomi umat. Kemudian juga bisa menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Kolaborasi ini memperlihatkan peran strategis BMH sebagai lembaga filantropi Islam yang konsisten menghadirkan program berdampak. Sinergi dengan elemen pemuda memperluas jangkauan manfaat dan memperkuat gerakan kepedulian di tengah masyarakat.

Melalui Gerakan Solidaritas Pangan untuk Mahasiswa Rantau, PW Pemuda Hidayatullah Sulsel dan BMH Sulsel menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum spiritual. Lebih jauh juga kesempatan dan ruang aktualisasi kepedulian sosial. Semangat kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut. Harapannya bisa melahirkan lebih banyak program yang menyentuh kebutuhan generasi muda serta memperkuat ketahanan sosial umat.*/Herim









































































































































































































































