Semangat berbagi di momentum Hari Raya Idul Adha kembali diwujudkan oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melalui program Bahagia dengan BerQurban.
Melalui amanah para pekurban, LAZNAS BMH berupaya memastikan manfaat qurban dapat dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat yang tinggal di wilayah 3T (terluar, terdalam, dan terpinggirkan).
Pada pelaksanaan qurban 1447 H/2026 M, BMH berhasil menghimpun dan menyalurkan sebanyak 71 ekor sapi dan 75 ekor kambing. Hewan qurban tersebut didistribusikan ke berbagai daerah yang menjadi wilayah pembinaan dan dakwah BMH, menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pangan dan layanan sosial.
Tahun ini, sebanyak 11.372 penerima manfaat merasakan keberkahan program qurban. Mereka terdiri dari anak-anak binaan di Kepulauan Selayar, para mualaf di pedalaman Seko dan Toraja, masyarakat dhuafa di wilayah pelosok, hingga para santri tahfidz yang tersebar di berbagai daerah.

Penyaluran juga menjangkau santri Tahfidz Al-Bayan Makassar, Pondok Tahfidz Tompobulu Maros, serta sejumlah titik dakwah lainnya yang menjadi bagian dari ikhtiar BMH dalam membangun peradaban melalui dakwah dan pendidikan.
Ketua Panitia Qurban BMH, Bashori, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang kembali menunaikan ibadah qurban melalui BMH. Menurutnya, amanah tersebut menjadi motivasi untuk terus memperluas manfaat qurban agar semakin tepat sasaran.
“Qurban bukan sekadar penyembelihan hewan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, kepedulian, dan persaudaraan. Kami bersyukur amanah para pekurban dapat sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, termasuk masyarakat di daerah pelosok yang jarang tersentuh program serupa,” ujarnya.
Kebahagiaan yang dihadirkan program qurban tidak hanya dirasakan para penerima manfaat, tetapi juga para relawan yang terlibat langsung dalam proses distribusi.
Ketua Panitia Qurban Kabupaten Bone, Rusmin, mengaku mendapatkan pengalaman berharga saat menyerahkan daging qurban kepada masyarakat.
“Dari sekian pelaksanaan qurban yang kami jalani, tahun ini kami benar-benar merasakan kebahagiaan yang luar biasa ketika bertemu langsung dengan para penerima manfaat. Masya Allah, hati ini sangat senang melihat senyum mereka saat menerima daging qurban. Bahkan ada warga yang bercerita tentang musibah banjir beberapa bulan lalu yang sempat merendam rumah mereka hingga mencapai lantai atas rumah panggung di wilayah Panyula,” ungkapnya.
Salah satunya datang dari Risma, warga Panyula yang beberapa bulan lalu terdampak banjir hingga merendam permukiman warga.
Dengan penuh haru, ia menyampaikan rasa syukurnya saat menerima daging qurban yang disalurkan melalui program tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para pekurban serta BMH yang telah berbagi dengan kami. Beberapa bulan lalu kami menghadapi musibah banjir yang cukup berat, tetapi hari ini Allah menghadirkan kebahagiaan melalui saudara-saudara kami yang peduli. Semoga Allah membalas kebaikan para pekurban dengan pahala yang berlipat, kesehatan, dan keberkahan rezeki,” tuturnya.
Kisah Risma menjadi gambaran bahwa qurban tidak hanya menghadirkan hidangan di meja makan keluarga, tetapi juga membawa pesan kepedulian, persaudaraan, dan harapan bagi mereka yang tengah menghadapi berbagai keterbatasan hidup.
Melalui program Bahagia dengan BerQurban, BMH berharap semangat berbagi yang diteladankan Nabi Ibrahim AS terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
Amanah para pekurban diharapkan mampu menjangkau lebih banyak saudara di pelosok negeri, sehingga kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.









































































































































































































































