Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan Islam dan mencetak generasi Qur’ani, LAZNAS BMH kembali menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui program apresiasi bagi santri tahfizh berprestasi di Yayasan Darul Qur’an Hidayatullah, Labuapi, Lombok Barat, Sabtu (20/6).
Program ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada para santri yang telah menunjukkan kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an serta meraih prestasi selama menempuh pendidikan.
Sebanyak 11 santri tahfizh menerima apresiasi yang diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hafalan, semangat belajar, dan prestasi mereka di masa mendatang.

Ketua Pengurus Yayasan Darul Qur’an Hidayatullah, M. Syamsul Bahri, M.H.I, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada LAZNAS BMH serta para donatur yang telah memberikan perhatian kepada para penghafal Al-Qur’an.
“Semoga dengan hadiah yang diberikan ini menjadi motivasi bagi para santri untuk lebih semangat lagi dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada para donatur BMH karena amanah yang dititipkan telah tersalurkan kepada anak-anak penghafal Al-Qur’an,” ujarnya.
Suasana penyerahan apresiasi berlangsung penuh khidmat dan kebahagiaan. Para santri tampak antusias menerima penghargaan yang diberikan.
Program apresiasi santri tahfizh ini merupakan salah satu wujud nyata pemanfaatan dana ZIS yang diamanahkan masyarakat melalui LAZNAS BMH.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, program ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kompetisi positif di kalangan santri sehingga lahir generasi yang unggul secara akademik, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur’an.
LAZNAS BMH menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang senantiasa mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BMH.
Berkat dukungan tersebut, berbagai program pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang luas.
Diharapkan, program apresiasi ini tidak hanya menjadi penghargaan atas prestasi yang telah dicapai, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus menjaga hafalan, meningkatkan kualitas diri, serta kelak menjadi generasi Qur’ani yang memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan peradaban.









































































































































































































































