Muslimat Hidayatullah DKI Jakarta menggelar kegiatan Eco Movement for Muslimah melalui pelatihan Furoshiki bertema “Kreatif, Elegan, dan Ramah Lingkungan untuk Muslimah Berdaya” pada Kamis, 14 Mei 2026, di Aula Marhamah, Jakarta Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program upgrading daiyah dalam memperkuat kapasitas muslimah agar lebih mandiri, kreatif, dan mampu memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat.
Pelatihan menghadirkan narasumber inspiratif, Amelya Septiana, yang membawakan materi tentang seni Furoshiki, yakni teknik membungkus barang menggunakan kain tradisional Jepang yang ramah lingkungan dan bernilai estetika tinggi.
Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari pengurus pusat, wilayah, daerah, santri, anggota majelis taklim, serta para daiyah binaan Muslimat Hidayatullah DKI Jakarta.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, terutama saat praktik langsung berbagai teknik lipatan dan ikatan Furoshiki untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Amelya Septiana menjelaskan bahwa Furoshiki bukan sekadar keterampilan membungkus barang, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang mengedepankan kreativitas, keanggunan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, penggunaan kain sebagai pengganti plastik dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar dalam mengurangi sampah rumah tangga.
Ketua Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah DKI Jakarta, Afifah Hanafi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kualitas daiyah muslimah agar tidak hanya aktif dalam dakwah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Melalui pelatihan Furoshiki ini, kami ingin menghadirkan muslimah yang kreatif, elegan, dan memiliki kepedulian sosial maupun lingkungan. Upgrading daiyah bukan hanya soal penguatan ilmu dakwah, tetapi juga bagaimana muslimah mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Salah satu peserta, Febri, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang karena ternyata Furoshiki mudah dipelajari dan hasilnya cantik. Ini menjadi inspirasi baru untuk mulai mengurangi penggunaan plastik di rumah,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Muslimat Hidayatullah DKI Jakarta berharap lahir lebih banyak daiyah yang adaptif, kreatif, dan mampu membawa pengaruh positif di tengah masyarakat melalui gerakan yang elegan, berdaya, dan peduli lingkungan.








































































































































































































































