Keteguhan menjalani pengobatan jangka panjang membutuhkan dukungan yang konsisten. Hal itu terlihat dari perjuangan Bapak Katwanto, warga Sagulung Abadi Jaya, yang selama delapan tahun rutin menjalani cuci darah di RSUD Embung Fatimah.
Dalam upaya menguatkan ikhtiar tersebut, BMH Kepulauan Riau menyalurkan bantuan biaya pengobatan dan beras. Dukungan ini diharapkan membantu menjaga keberlangsungan terapi sekaligus kebutuhan harian keluarga.
Rutinitas hemodialisis yang dijalani setiap pekan tentu memerlukan kesiapan fisik dan finansial. Di sinilah peran dukungan sosial menjadi penting, agar proses pengobatan dapat terus berjalan tanpa hambatan berarti.

Rasa Syukur
Bapak Katwanto menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih kepada BMH dan para donatur. Semoga Allah membalas dengan rezeki dan kesehatan,” ujarnya.
BMH Kepri melihat bantuan ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan penguatan, bukan sekadar bantuan sesaat. Dukungan yang diberikan diharapkan mampu menjaga semangat keluarga dalam menjalani proses pengobatan.
Selain itu, langkah ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi. Ketika kepedulian tumbuh bersama, maka ruang harapan bagi mereka yang sedang berjuang akan semakin terbuka.
Program ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi penopang dalam perjalanan panjang pemulihan.
“Dengan dukungan yang berkelanjutan, setiap ikhtiar dapat terus dijaga, dan harapan tetap menyala,” tutup Kepala BMH Perwakilan Kepulauan Riau, Fatahillah.*/Herim









































































































































































































































