Koordinasi Nasional (Rakornas) Perekonomian Hidayatullah 2026 resmi ditutup pada Kamis (14/5/2026) di Sofyan Hotel Jakarta dengan penuh antusiasme peserta dari berbagai wilayah.
Dalam forum tersebut, salah satu poin penting yang disepakati adalah penguatan peran Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dalam mendukung transformasi ekonomi organisasi melalui pengalokasian 10 persen dana pendayagunaan Ziswaf untuk pengembangan unit bisnis strategis dan Konsorsium Bisnis Nasional.
Ketua Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah, Wahyu Rahman, menyampaikan bahwa Rakornas tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi ekonomi dan kemandirian organisasi.
“Jika seluruh rumusan yang disepakati berjalan dengan baik, maka peran ekonomi Hidayatullah di daerah akan semakin nyata dan berdampak bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.
Rakornas juga menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis lainnya, seperti penguatan supply chain produk kader, revitalisasi koperasi daerah, serta peningkatan kolaborasi bersama Asosiasi Pengusaha Hidayatullah (APHIDA) guna mendorong lahirnya wirausaha baru di lingkungan Hidayatullah.
Melalui Rakornas ini, diharapkan sinergi antara bidang perekonomian dan BMH semakin kuat dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga mampu memperkuat kemandirian ekonomi umat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.








































































































































































































































