Kondisi ekonomi masyarakat pesisir yang terbatas sering membuat kebutuhan ibadah para lansia terabaikan. Banyak di antara mereka tetap bersemangat menjalankan shalat, namun belum memiliki perlengkapan yang layak dan nyaman. Situasi ini menjadikan program penyaluran mukenah sebagai langkah yang urgen, karena tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menjaga semangat spiritual para lansia di tengah keterbatasan.
Salah satu penerima manfaat, Makiyah, menyampaikan rasa haru atas bantuan yang diterimanya.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada BMH dan para donatur. Mukenah ini sangat bermanfaat untuk saya gunakan beribadah,” tuturnya dengan penuh syukur.
BMH menghadirkan program ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebermanfaatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat prasejahtera, khususnya lansia di kawasan pesisir. Penyaluran mukenah menjadi bentuk nyata pengelolaan amanah donatur agar berdampak langsung pada peningkatan kualitas ibadah dan kebahagiaan penerima manfaat.
Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memastikan para lansia tetap dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk.

“Kami ingin para lansia merasakan perhatian umat melalui bantuan yang sederhana tetapi bermakna. InsyaAllah, langkah kecil ini mampu menghadirkan kebahagiaan dan semangat ibadah,” jelasnya.
Melalui program yang tepat sasaran dan berkelanjutan, BMH menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebaikan yang nyata bagi masyarakat.
Penyaluran paket mukenah ini menjadi bukti bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional memberi dampak berarti.*/Herim









































































































































































































































