Ada kebahagiaan yang terasa di Pondok Tahfidz Darul Hijrah, Nanga-Nanga, Kendari.
Masjid Umar Bin Abdul Aziz, yang sejak awal dibangun untuk menjadi rumah ibadah bagi para santri penghafal Al-Qur’an, kini terus mengalami kemajuan. Semua ini tak lepas dari donasi para dermawan muslim yang dengan tulus berbagi melalui Laznas BMH.
Saat ini, pembangunan masjid telah memasuki tahap pemasangan keramik—sebuah langkah penting yang membawa harapan agar rumah ibadah ini segera rampung dan bisa digunakan dengan nyaman.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Ustadz Ghiro Amrullah, mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian umat Islam yang telah ikut berkontribusi.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari para donatur. Berkat kemurahan hati mereka, pembangunan masjid yang akan menjadi tempat ibadah dan belajar bagi para santri ini terus berlanjut,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh kaum muslimin untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini.
Apalagi, bulan suci Ramadhan semakin dekat—bulan di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.
“Semoga dengan selesainya masjid ini, para santri bisa lebih khusyuk dalam ibadah dan semakin bersemangat dalam menghafal Al-Qur’an,” tambahnya.
Dukungan yang terus mengalir membawa harapan besar. Masjid Umar Bin Abdul Aziz segera menjadi pusat kegiatan ibadah. Pada saat yang sama juga sentral pembelajaran Islam bagi santri dan masyarakat sekitar.

“Setiap rupiah yang diberikan, setiap doa yang dipanjatkan, insya Allah menjadi amal jariyah yang tak terputus, mengalir pahalanya hingga hari akhir,” pungkas Armin, Kepala BMH Sultra.*/Herim









































































































































































































































