Gema takbir belum lagi berkumandang, namun rona bahagia sudah terpancar jelas di wajah warga Desa Waswadi, salah satu kawasan pedalaman di Pulau Buru, Maluku.
Tahun ini, perayaan Hari Raya Idul Adha terasa jauh lebih istimewa. Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Maluku bersinergi dengan para santri muda untuk mengantarkan dan menyembelih hewan qurban langsung di jantung pedalaman Maluku.
Perjalanan membawa amanah qurban ini bukanlah perkara mudah. Para santri dan tim BMH Maluku harus menempuh jalur laut yang berombak, dilanjutkan dengan perjalanan darat membelah hutan dan jalanan tanah yang terjal.
Namun, lelah itu seolah menguap begitu saja saat mereka disambut oleh senyum hangat masyarakat adat dan warga mualaf di pedalaman Pulau Buru.
“Bagi kami di kota, daging qurban mungkin hal yang biasa setiap tahunnya. Tapi bagi saudara-saudara kita di pedalaman Pulau Buru, ini adalah momen langka yang amat mereka rindukan. Kehadiran para santri di sini bukan cuma membawa daging, tapi membawa rasa peduli bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Supriyanto.
Kepala Perwakilan BMH Maluku. Melibatkan santri dalam ekspedisi qurban ini bukan tanpa alasan. LAZNAS BMH Maluku ingin memberikan pengalaman langsung bagi generasi muda Islam untuk merasakan indahnya berbagi dan pentingnya merawat kepedulian di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Para santri tidak hanya membantu proses distribusi, tetapi juga ikut membaur dengan warga, membantu proses penyembelihan.

Salah satu santri yang ikut dalam rombongan, Rizki, mengaku sangat terharu dengan antusiasme warga.
“Melihat bapak-bapak dan anak-anak disini tersenyum saat menerima hewan qurban membuat kami sadar betapa luasnya arti bersyukur. Perjalanan jauh ini tidak ada apa-apanya dibanding kebahagiaan mereka,” ungkap Qiqi dengan mata berkaca-kaca.
Program Bahagia BerQurban di pedalaman Pulau Buru ini berhasil terlaksana berkat kedermawanan para mudhohi (pekurban) yang mempercayakan amanahnya melalui LAZNAS BMH.
Melalui program ini, BMH berkomitmen untuk memastikan distribusi qurban tidak menumpuk di wilayah perkotaan saja, melainkan menyasar wilayah-wilayah yang benar-benar membutuhkan dan jarang tersentuh bantuan.
Tokoh masyarakat setempat rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian BMH dan para santri. Menurutnya, kehadiran program ini menjadi berkah tahunan yang sangat dinanti dan menguatkan ikatan persaudaraan antar sesama.
Baitul Maal Hidayatullah (BMH) adalah Lembaga Amil Zakat Nasional yang bergerak dalam penghimpunan dan pendayagunaan dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) serta dana sosial kemanusiaan lainnya melalui program-program pendidikan, dakwah, sosial, dan ekonomi di seluruh Indonesia.









































































































































































































































