Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam menguatkan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan usaha mikro.
Kali ini, BMH Yogyakarta menyalurkan bantuan modal usaha kepada Robiyantoro, seorang penjual kopi keliling yang sehari-hari berjuang menghidupi keluarganya di Kota Yogyakarta.
Robiyantoro atau yang akrab disapa Pak Robi tinggal bersama istrinya, Desi Koesumawati, di kawasan Brontokusuman, MG III/334, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Dari hasil berjualan kopi keliling, ia berusaha memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan ketiga anaknya.
Setiap hari, Pak Robi mengayuh sepeda tuanya menyusuri sejumlah titik keramaian di Kota Jogja, mulai dari kawasan Jogokaryan, Alun-Alun, hingga sekitar Keraton Yogyakarta.
Dengan penuh semangat, ia menawarkan kopi hangat kepada masyarakat dan wisatawan yang menikmati suasana kota.Namun di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, keterbatasan modal menjadi tantangan tersendiri bagi Pak Robi untuk mengembangkan usahanya.
Kondisi tersebut mendorong LAZNAS BMH Yogyakarta untuk hadir memberikan dukungan melalui bantuan modal usaha agar usahanya dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan.
Muhammad Nashir selaku Kepala Divisi Program BMH Yogyakarta menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BMH dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kecil.
“Bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang dirancang BMH untuk para pelaku usaha mikro.
Kami ingin hadir membersamai para pejuang keluarga seperti Pak Robi agar memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan akan dimanfaatkan Pak Robi untuk menambah stok dagangan, memperbaiki fasilitas sepeda, serta melengkapi perlengkapan jualan agar lebih menarik bagi pelanggan, khususnya di kawasan wisata Kota Yogyakarta.
Melalui program pemberdayaan ekonomi ini, BMH Yogyakarta berharap semakin banyak masyarakat prasejahtera yang mampu bangkit, mandiri, dan memiliki usaha yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya.









































































































































































































































