Sore itu, Senin (26/4/2026), udara di Pondok Pesantren Hidayatullah Putri, Karyamulya, terasa berbeda. Bukan sekadar rutinitas berbuka puasa, namun ada hangatnya rasa kekeluargaan yang kental saat BMH Cirebon menggelar doa bersama para santri penghafal Al-Qur’an.
Acara ini merupakan buah kolaborasi manis antara BMH, Pegadaian Syariah Cirebon, Rumah Makan Ayam Penyet Surabaya, serta para donatur. Namun, di balik tawa para santri yatim dan dhuafa yang menerima beasiswa, ada rahasia psikologis yang terpancar dari wajah para pemberinya.
Dalam ilmu psikologi, berbagi menciptakan sirkuit kebahagiaan yang disebut Helper’s High. Rasa puas itu terlihat jelas pada para Agen Kebaikan dan mahasiswa yang hadir.

Saat mereka berbagi motivasi, sejatinya mereka sedang mengisi “tangki” kebahagiaan di jiwa mereka sendiri. Memberi bukan tentang apa yang hilang dari kantong kita, melainkan tentang apa yang tumbuh di dalam hati kita: rasa syukur dan kebermaknaan hidup.
Menjaga Nilai
Koordinator BMH Gerai Cirebon, Asep Juhana, mengungkapkan bahwa sinergi ini adalah tentang menjaga nilai keikhlasan.
Momentum ini juga menjadi saksi pisah sambut amil BMH, Kang Gemilang Taufan, yang akan melanjutkan pengabdiannya ke Jakarta. Sebuah refleksi bahwa tugas boleh berganti, namun dedikasi untuk umat adalah sumber ketenangan batin yang abadi.
Wujud Syukur
Ibu Hj. Nur’aini dari Pegadaian Syariah Cirebon yang hadir pun merasakan hal serupa. Dukungan terhadap program ini bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan wujud syukur yang menenangkan.
Ketika doa-doa terbaik dipanjatkan oleh para penghafal Al-Qur’an untuk para donatur, ada getaran spiritual yang mengingatkan bahwa setiap harta yang dilepaskan untuk kebaikan, akan kembali dalam bentuk kedamaian jiwa.
Acara ditutup dengan doa khusyuk oleh dai BMH, Ustaz Fahrurozi. Di meja buka puasa, semua duduk setara—amil, donatur, dan santri.
“Di sana kita belajar satu hal: kolaborasi ini tidak hanya mengenyangkan perut yang lapar, tapi juga memuaskan dahaga jiwa yang ingin terus berarti bagi sesama,” tutup Juhana.*/Herim









































































































































































































































