Kebahagiaan dirasakan oleh para santri di Tarakan dan Bulungan saat bantuan beras dari BMH tiba. Kebutuhan pangan yang selama ini menjadi perhatian kini terasa lebih ringan, sekaligus memberi ketenangan dalam menjalani aktivitas belajar dan ibadah.
Pada 16 April 2026, Laznas BMH Kalimantan Utara menyalurkan 1,2 ton beras kepada 418 santri di Pesantren Hidayatullah Tarakan (Karungan) dan Pesantren Hidayatullah Bulungan (Jelarai, Tanjung Selor).

Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan santri. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, proses pendidikan pun dapat berjalan lebih optimal.
Sangat Membantu
Ustadz Khamis dari Pesantren Hidayatullah Tarakan menyampaikan apresiasinya.
“Kami sangat terbantu, terima kasih,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Pesantren Hidayatullah Bulungan, Ustadz Hilman Faruq.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BMH Kaltara yang selalu hadir memberi kebahagiaan melalui program kebaikannya,” ungkapnya.
“Semoga menjadi pahala jariyah bagi para donatur dan amil,” tambahnya.
Penyaluran ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjaga keberlangsungan pendidikan dan pembinaan generasi.
Dari bantuan sederhana seperti beras, lahir dampak yang lebih luas. Karena itu, dukungan terhadap program kebaikan perlu terus dijaga agar kebermanfaatannya berlanjut—menguatkan pesantren, mencerdaskan umat, dan pada akhirnya menjaga kemajuan bangsa.*/Herim









































































































































































































































