Susi, salah satu santriwati penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Alfaza, Perum Karawaci, menunjukkan senyum bahagia saat menerima menu makan siang. Bantuan itu datang melalui program Jumat Berkah dari jamaah pengajian MTAQ yang disalurkan bersama BMH (10/4). Di tengah aktivitas menghafal yang padat, momen sederhana itu memberi energi baru bagi Susi dan teman-temannya.
Kehadiran bantuan ini mungkin terlihat sederhana, namun bagi para penerima manfaat, ia hadir di waktu yang tepat untuk kemajuan masa depan anak bangsa.

Hal itu yang mendorong pengajian MTAQ tak lelah berbagi. Salah satu tim pengajian, Bunda Sri Sundari, menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut bisa menjadi penyemangat bagi para santriwati.
“Semoga semakin semangat dalam menghafalkan Al-Qur’an. Meski yang kami berikan tidak seberapa, semoga bisa menjadi energi bagi adik-adik,” ujarnya.
Ungkapan itu menggambarkan bahwa dukungan terhadap pendidikan, khususnya bagi para penghafal Al-Qur’an, tidak selalu harus dalam bentuk besar. Hal kecil yang konsisten justru mampu menjaga ritme perjuangan mereka.
Menjangkau Lebih Luas
Koordinator BMH ULZ Tangerang, Oman, juga berharap program seperti ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Semoga kegiatan Jumat Berkah ini terus berjalan lancar dan semakin banyak yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Dari satu paket makan siang, terlihat bagaimana kepedulian bisa menjelma menjadi energi.
“Jadi sekecil apapun yang kita berikan bagi mereka, peluang untuk mereka tumbuh lebih baik semakin terbuka, utamanya dalam menghafal Al-Qur’an,” tutur Oman.*/Herim









































































































































































































































