Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Ratusan desa terdampak, ribuan warga harus menghadapi kehilangan dan ketidakpastian. Namun perlahan, harapan mulai tumbuh kembali.
Di Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, sebuah langkah pemulihan diwujudkan melalui peresmian Kampung Inspirasi oleh Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Program ini menjadi bagian dari upaya membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana.

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn). Drs. Armia Fahmi, MH, menyampaikan apresiasi atas kontribusi BMH dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang.
“Saya sangat apresiasi kepada relawan BMH yang telah berkontribusi untuk warga Aceh Tamiang, di antaranya Desa Seumadam, karena lokasi ini terdampak cukup parah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bencana tersebut berdampak luas, mencakup belasan kecamatan dan ratusan desa. Pemerintah daerah pun terus melakukan penanganan secara bertahap, termasuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Dampak Luas
Namun di tengah proses pemulihan itu, kehadiran BMH memberi dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Berkat bantuan BMH, kami sangat terbantu karena warga sudah bisa kembali tinggal di rumah mereka masing-masing,” lanjutnya.
Program Kampung Inspirasi tidak hanya menghadirkan bantuan fisik, tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri masyarakat untuk bangkit. Bagi warga yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal, kembali ke rumah bukan sekadar soal hunian, tetapi tentang memulihkan rasa aman dan harapan.
Lebih dari itu, program ini menjadi langkah awal menuju pemulihan yang berkelanjutan. Bupati Armia Fahmi berharap keberadaan Kampung Inspirasi mampu mendorong masyarakat untuk kembali hidup mandiri.
“Harapan saya, dengan adanya Kampung Inspirasi ini, warga Aceh Tamiang bisa pulih dan menjadi masyarakat yang madani dan sejahtera,” ungkapnya.
Peran Strategis ZIS
Kehadiran BMH melalui program ini menunjukkan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak berhenti pada bantuan darurat. Ia bergerak lebih jauh, menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam membangun kembali kehidupan masyarakat.
“Di Seumadam, kebangkitan itu kini mulai terasa. Dari rumah-rumah yang kembali dihuni, dari senyum warga yang perlahan pulih, hingga harapan baru yang tumbuh setelah bencana,” ungkap Dirut BMH, Supendi.*/Herim









































































































































































































































