Zakat, infak, dan sedekah umat yang dihimpun melalui Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menunjukkan dampak nyata dalam melahirkan generasi berprestasi. Santri binaan BMH dari Pondok Pesantren Al Askar berhasil meraih sejumlah juara pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Belakang Padang yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026.
Para santri menunjukkan capaian membanggakan pada beberapa cabang lomba.
Muhamad Sahputra meraih Juara 1 tilawah remaja putra. Hafidzah Halim meraih Juara 2 tilawah remaja putri. Muhamad Taufik meraih Juara 1 tahfidz putra 10 juz. Viona meraih Juara 3 tahfidz putri 10 juz.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa dukungan umat melalui program zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan pembinaan berkelanjutan bagi generasi Qur’ani.
Kepala BMH Kepulauan Riau, Fatahillah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan para santri tidak lepas dari peran para donatur yang mempercayakan amanah zakat, infak, dan sedekahnya melalui BMH.
“Prestasi ini merupakan buah dari sinergi antara pembinaan pesantren dan kepedulian umat. Setiap dukungan yang diberikan para donatur menjadi energi besar dalam mencetak generasi berakhlak dan berprestasi,” ujarnya.
Melalui pembinaan yang konsisten, BMH terus berupaya menghadirkan ruang tumbuh bagi para santri agar mampu mengembangkan potensi terbaiknya.
Capaian di ajang MTQ ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an sekaligus membuktikan bahwa filantropi Islam memiliki peran strategis dalam membangun masa depan bangsa.*/Herim









































































































































































































































