Integritas seorang amil tidak hanya diukur dari kemampuannya mengajak orang lain berderma, tetapi sejauh mana ia mampu menjadi teladan bagi dirinya sendiri. Pesan kuat inilah yang ditekankan oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, Lc., dalam program pembinaan spiritual amil Baitul Maal Hidayatullah (BMH) di Jakarta, Selasa (21/1).
Menurut Kiai Naspi, posisi amil adalah jembatan kebaikan, sehingga pelakunya harus berada di barisan paling depan dalam mengamalkan nilai-nilai kebaikan tersebut.

“Amil harus terdepan dalam kebaikan,” tegas beliau di hadapan para peserta.
“Kalau kita mengajak donatur dan muzakki berinfak, kita tidak boleh kalah. Kita harus berinfak dengan tekun dan disiplin. Infak Subuh misalnya, itu harus bagi amil. Amil adalah sosok yang tidak pernah meninggalkan ibadah, mulai dari tahajud, tilawah, hingga salat sunnah lainnya.”
Lulusan Universitas Islam Madinah ini menjelaskan bahwa kualitas spiritual seorang amil berbanding lurus dengan profesionalitas kerjanya.
Jika hubungan dengan Allah melalui salat terjaga dengan baik, maka pengelolaan zakat dan infak pun akan dilakukan dengan penuh amanah. Beliau mengingatkan bahwa hakikat salat adalah benteng yang mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Namun, spiritualitas saja tidak cukup dalam menghadapi tantangan zaman. Kiai Naspi juga mendorong para amil untuk terus melakukan update dan upgrade terhadap wawasan serta keterampilan mereka.
“Ini bukan sekadar tuntutan zaman, melainkan perintah Allah kepada kita. Jangan pernah berhenti belajar,” imbuhnya, menekankan bahwa profesionalisme adalah bagian dari bentuk syukur atas amanah yang diemban.
Pemaparan yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut disambut antusias oleh para amil BMH dari seluruh Indonesia. Adnan, salah satu peserta dari BMH Pusat, mengungkapkan bahwa pembekalan ini memberikan ruh baru dalam pekerjaannya.
“Luar biasa. Saya merasa lebih menjiwai peran ini. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi pengabdian tulus bagi umat dan bangsa melalui BMH,” ujar Adnan dengan wajah semringah.*/Herim









































































































































































































































