Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menyisakan duka mendalam. Bencana ini merenggut ratusan korban jiwa dan memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Situasi tersebut mengetuk nurani banyak pihak, termasuk kalangan mahasiswa.
Berangkat dari kepedulian itu, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam (IAI) Hidayatullah Batam turun langsung ke jalan untuk menggelar aksi galang dana bagi korban banjir Sumatera.

Aksi kemanusiaan ini berlangsung selama dua hari, pada 15–16 Desember 2025, dan menyasar sejumlah titik traffic light di Kota Batam.
Doa Baru Aksi
Sebelum aksi dimulai, Ketua DEMA IAI Hidayatullah Batam, Imam Baharuddin, memimpin doa bersama. Langkah ini menjadi ikhtiar sekaligus penguat semangat seluruh mahasiswa agar kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi para korban bencana.
Selanjutnya, para mahasiswa menyebar di beberapa persimpangan jalan utama. Di tengah padatnya aktivitas lalu lintas Kota Batam, mereka menyapa pengguna jalan dengan tertib dan penuh empati. Aksi ini berlangsung kondusif tanpa kendala berarti.
Meski di beberapa lokasi sudah terdapat relawan dari komunitas lain yang melakukan kegiatan serupa, serta cuaca terik yang cukup menyengat, semangat mahasiswa tetap terjaga.
Melawan Terik
Mereka bertahan di lapangan sebagai wujud solidaritas dan tanggung jawab sosial terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah.
Imam Baharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang terlibat, serta kepada BMH Kepulauan Riau yang turut mendukung aksi tersebut. Ia berharap setiap upaya yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Sementara itu, Ketua BMH Kepulauan Riau, Fatahillah, memberikan apresiasi atas kepedulian DEMA Putra dan Putri IAI Hidayatullah Batam.
“Aksi teman-teman mahasiswa ini sangat luar biasa. Ini adalah sikap mahasiswa sejati, yang tekun belajar juga empati kepada sesama,” ungkapnya.
Menurutnya, aksi ini mencerminkan kepekaan mahasiswa terhadap persoalan kemanusiaan dan menjadi modal penting dalam menyiapkan generasi pemimpin bangsa yang berkarakter dan berjiwa sosial.*/Herim









































































































































































































































