Tim Safari Dakwah hadir di tengah masyarakat, menyebarkan dakwah Islam yang menyejukkan sekaligus melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat. Di sanalah ruh Ramadhan menemukan bentuk nyatanya: hadir, menyapa, dan mengabdi.
***
Bulan suci Ramadhan kembali menjadi momentum penguatan iman dan kepedulian sosial. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bersama Pesantren Hidayatullah Kudus menghadirkan program Safari Dakwah Ramadhan 1447 H bertajuk Dai Membangun Negeri dan Pengabdian kepada Masyarakat, dengan menghadirkan Dai MUI, Ust. Aqiful Khoir.

Kegiatan yang digelar di Masjid Al Huda Graha Kastara ini tidak hanya berisi tausiyah dan ceramah Ramadhan. Tim safari juga melaksanakan pembinaan anak-anak, bersih musholla, serta buka puasa bersama warga. Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat yang merasa lebih dekat dan diperhatikan, bukan hanya secara spiritual tetapi juga sosial.
“Safari dakwah ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah umat, mendampingi mereka tidak hanya dalam urusan spiritual, tetapi juga sosial. Ramadhan adalah bulan pengabdian, bulan pelayanan, dan bulan kebersamaan,” ujar Ust. Edi Mulyanto, pembina Safari Dakwah.
Suasana kian hangat ketika para santri yang tergabung dalam tim safari berinteraksi langsung dengan warga. Mereka berbagi pengalaman, belajar kearifan lokal, sekaligus merasakan denyut kehidupan masyarakat secara nyata. Momen ini menegaskan bahwa pendidikan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi tumbuh dalam pengabdian dan kebersamaan.
Meneguhkan Jati Diri
Koordinator BMH ULZ Kudus, Eko Kusniayanto, menegaskan bahwa Safari Dakwah Ramadhan adalah bagian dari ikhtiar penting. Yaitu upaya meneguhkan jati diri BMH sebagai lembaga zakat berbasis dakwah.
“Kami tidak hanya berkutat pada pengelolaan ZISWAF, tetapi ingin menghadirkan zakat yang menyinari kehidupan masyarakat dengan kasih sayang, kepedulian, dan amal nyata,” ujarnya.
Melalui Safari Dakwah Ramadhan 1447 H, BMH bersama Pesantren Hidayatullah Kudus menunjukkan bahwa dakwah bukan sekadar ceramah, tetapi aksi nyata yang merajut kebersamaan dan membangun umat dari akar kehidupan sehari-hari.*/Herim









































































































































































































































