Kebutuhan air bersih sering kali dianggap sederhana, tapi tidak bagi sebagian yang lain. Faktanya ada satu tempat harus bertahan dengan sumber air yang terbatas. Seperti yang terjadi di Yayasan Al Ihsan, Tanjung Redeb, Berau. Para santri selama ini mengandalkan air empang yang dijernihkan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus. Ketersediaannya terbatas, sementara kebutuhan terus berjalan setiap hari.
Kondisi tersebut mendorong hadirnya solusi nyata. Pada 10 April 2026, BMH meresmikan sumur bor di halaman depan asrama putri Yayasan Al Ihsan sebagai bagian dari program lingkungan yang berfokus pada penyediaan air bersih.

Hadirnya sumur bor ini langsung mengubah situasi. Sekitar 300 penerima manfaat, terdiri dari santri dan warga sekitar, kini memiliki akses air yang lebih layak dan stabil. Kebutuhan dasar seperti berwudhu, mandi, hingga aktivitas dapur tidak lagi bergantung pada sumber air yang terbatas.
Manfaat hingga Dapur
Air dari sumur bor juga dimanfaatkan untuk dapur umum putri, terutama untuk mencuci peralatan masak yang sebelumnya cukup terkendala. Perubahan ini membuat aktivitas harian menjadi lebih lancar dan terjaga kebersihannya.
Bagi pengelola, kehadiran sumur bor bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi jawaban atas kebutuhan yang selama ini dirasakan.
“Alhamdulillah kami mengucapkan jazakumullahu khairan kepada para donatur BMH yang telah membangunkan sumur bor untuk para santri. Semoga Allah membalas dengan pahala yang terus mengalir,” ujar Ustadzah Rusmaya (12/4).
Hal senada disampaikan Sabliansyah, Koordinator BMH ULZ Berau. Ia melihat setiap tetes air yang mengalir sebagai bagian dari kebaikan yang terus hidup.
“InsyaAllah setiap tetes air ini menjadi kebaikan yang berlipat bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat,” ungkapnya.
Program ini menjadi gambaran bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah bekerja secara nyata. Tidak berhenti pada konsep berbagi, tetapi hadir sebagai solusi yang langsung menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Dari satu sumur bor, perubahan itu terasa jelas. Air yang mengalir hari ini bukan hanya memudahkan aktivitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa kepedulian yang terkelola dengan baik mampu menghadirkan dampak yang terus berjalan, hari demi hari.*/Herim









































































































































































































































