Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Utara menyalurkan logistik untuk mendukung program Dapur Berkah Ramadhan di Pesantren Hidayatullah Nunukan, Sabtu (21/2/2026). Program ini memberi dampak langsung terhadap keberlangsungan ibadah dan aktivitas belajar santri selama bulan suci.
BMH menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar santri. Pesantren menerima logistik tersebut dengan penuh syukur. Bantuan itu memperkuat ketersediaan bahan pangan untuk sahur dan berbuka.
Pengurus pesantren memastikan logistik segera dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur. Program Dapur Berkah Ramadhan menyiapkan hidangan setiap hari bagi para santri. Ketersediaan makanan yang cukup membuat santri lebih tenang menjalani puasa.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak atas kiriman logistik ini. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan santri dan membuat mereka lebih fokus beribadah di bulan Ramadhan,” ujar Ustadz Randi, pengurus pesantren.
Menjaga Asupan Gizi Santri
Bantuan tersebut tidak hanya menjaga asupan gizi santri. Program ini juga menguatkan semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an. Santri dapat menjalani kegiatan ibadah tanpa khawatir terhadap kebutuhan makan harian.
Kepala Divisi Pemberdayaan BMH Kalimantan Utara, M. Noer Komara, menegaskan bahwa Ramadhan harus menjadi bulan produktif bagi santri.
“BMH berkomitmen menghadirkan dukungan konkret agar pesantren tetap optimal melayani pendidikan dan pembinaan,” ungkapnya.
Program Dapur Berkah Ramadhan membuktikan bahwa dukungan logistik berdampak langsung pada kualitas ibadah dan pendidikan santri. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, energi santri tersalurkan untuk tilawah, hafalan, dan pembinaan akhlak. Dari dapur sederhana, lahir kekuatan besar untuk menjaga cahaya Ramadhan tetap menyala di perbatasan negeri.*/Herim









































































































































































































































