Di Pondok Pesantren Hidayatullah Liang, suasana Ramadhan dipenuhi dengan semangat baru. Hari itu, Laznas BMH Maluku bersama Departemen Pendidikan Hidayatullah Maluku menggelar program Zakat Goes to School. Sebuah inisiatif untuk menanamkan kesadaran berbagi kepada generasi muda.
Maluku, 24 Maret 2025 – Di Pondok Pesantren Hidayatullah Liang, suasana Ramadhan dipenuhi dengan semangat baru. Hari itu, Laznas BMH Maluku bersama Departemen Pendidikan Hidayatullah Maluku menggelar program Zakat Goes to School, sebuah inisiatif untuk menanamkan kesadaran berbagi kepada generasi muda.
BMH Maluku, dengan penuh harapan, ingin mendidik para santri agar mereka memahami bahwa zakat lebih dari sekadar kewajiban menyisihkan 2,5 persen dari penghasilan.

Supriyanto, Ketua BMH Maluku, menjelaskan dengan tegas. “Zakat bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang membangun kepedulian, empati, dan kebahagiaan bersama. Santri adalah bagian dari masyarakat yang peduli, yang siap berbagi dan membantu satu sama lain di masa depan.”
Program ini tidak hanya memberi pemahaman tentang kewajiban zakat, tetapi juga menumbuhkan rasa empati yang mendalam. Faisal, salah satu santri yang turut serta dalam program ini, mengungkapkan kebahagiaannya.
“Alhamdulillah, zakat sudah ditunaikan. Tahun ini, saya berzakat sendiri. Terima kasih BMH yang telah memfasilitasi kami untuk berzakat,” katanya dengan bangga.
BMH berharap bahwa dengan mengedukasi anak-anak muda tentang zakat, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang peduli dengan sesama. Program Zakat Goes to School adalah langkah kecil yang besar maknanya. Diyakini akan membawa harapan baru bagi masa depan yang lebih peduli dan berbagi.*/Herim









































































































































































































































