Senyum bahagia kini menghiasi wajah para santri Penghafal Al-Qur’an di Pesantren Tahfizh Qur’an Hidayatullah Ketapang. Setelah sekian lama mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, kini mereka dapat menikmati fasilitas sumur bor yang dihadirkan melalui Program “ASA (Air dan Sanitasi Layak) untuk Negeri” dari LAZNAS BMH Kalimantan Barat.(13/07/2026)
Sebelum adanya program ini, para santri harus menghadapi keterbatasan air bersih karena sumur galian yang dimiliki pesantren mengalami penurunan debit air secara signifikan.
Kondisi tersebut memaksa para santri mengambil air dari kolam-kolam di sekitar pesantren yang kualitasnya kurang layak untuk digunakan, baik dari sisi kebersihan maupun jumlah air yang tersedia.
Kini melalui dukungan para donatur, BMH Kalimantan Barat berhasil menginisiasi pembangunan sumur bor yang kini menjadi sumber air bersih bagi seluruh santri dan pengurus pesantren. Kehadiran fasilitas ini membawa perubahan besar terhadap kualitas hidup dan kenyamanan para santri dalam menjalani aktivitas belajar maupun beribadah.

Pengasuh Pesantren Tahfizh Qur’an Hidayatullah Ketapang, Ustadz Iin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan BMH beserta para donatur.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BMH dan seluruh donatur yang telah menghadirkan air bersih untuk para santri di pesantren kami. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat ganda,” tuturnya.
Kepala Kantor Wilayah LAZNAS BMH Kalimantan Barat, Rohsyiandi Santika mengatakan bahwa penyediaan akses air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian BMH terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya para santri yang sedang menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an.
“Kami turut berbahagia karena dapat menghadirkan akses air bersih bagi para santri melalui Program ASA (Air dan Sanitasi Layak) untuk Negeri di Pesantren Tahfizh Qur’an Hidayatullah Ketapang. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari tetapi juga untuk menunjang pelaksanaan ibadah dengan baik.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui BMH.
“Jazakumullahu khairan kami sampaikan kepada seluruh donatur BMH, khususnya Bapak Didit Soenarto dan Bapak Ardhi Soenarto, yang telah mendukung terwujudnya program ini. Semoga Allah menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, memberikan kesehatan, keberkahan, serta melapangkan rezeki bagi beliau beserta keluarga,” ujarnya.
LAZNAS BMH Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan Program ASA untuk Negeri di berbagai wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih, terutama di pesantren, lembaga pendidikan Islam, serta daerah-daerah yang membutuhkan.









































































































































































































































