Kolaborasi luar biasa terus membuktikan bahwa kebaikan besar bisa kita hadirkan untuk kebaikan sesama. Bertepatan dengan ulang tahun JNE ke-35, semangat filantropi berkobar melalui aksi sinergi antara LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah (BMH), penulis dan pegiat literasi Kang Maman Suherman, serta JNE Express.
Aksi ini merupakan bagian dari program penting “Tebar Sejuta Qur’an Bersama Kang Maman”. Pada Rabu (26/11) , ratusan paket istimewa berisi buku dan Al-Qur’an, baik dalam format braille maupun cetak, mulai dikirimkan. Jaringan logistik JNE yang luas menjadi jembatan kebaikan, memastikan paket ini sampai ke tangan individu dan komunitas penyandang disabilitas netra di seluruh penjuru Indonesia.

Melampaui Batas Geografis
Paket-paket ini, yang berjumlah total ratusan eksemplar, membawa ilmu yang inklusif dan merata. Isinya meliputi: Al-Qur’an Braille, Buku Hadits Arbain Braille, dan Buku Tuntunan Sholat Lengkap Braille, serta Al-Qur’an cetak.
Pengiriman mulia ini menjangkau saudara-saudara tunanetra kita mulai dari ujung Sumatera, pulau-pulau di Jawa, melintasi Kalimantan, Sulawesi, hingga daerah terpencil di Nusa Tenggara Barat. Tujuan utamanya jelas: memastikan setiap Sahabat Netra memiliki akses yang sama terhadap ilmu agama.
Mengirim Harapan, Bukan Sekadar Buku
Kang Maman Suherman, yang tampak begitu bahagia saat mengikuti proses pengiriman di kantor JNE Pondok Gede, Bekasi, menyampaikan semangat yang mendalam.
“Dengan semangat bergerak bersama, kita terus mengkoneksikan kebahagiaan. Terutama kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas netra,” ujar Kang Maman.
Ia menekankan, melalui paket ini, mereka bisa membaca Al-Qur’an, memahami Hadits Nabi, dan belajar tuntunan sholat secara lengkap dan benar.
Sementara itu, Syamsuddin, Direktur Program dan Pendayagunaan LAZNAS BMH, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua mitra kolaborasi ini.
“Sejalan dengan tagline ulang tahun JNE, ‘Bergerak Bersama’, komitmen BMH juga terus hadir dalam memberikan manfaat nyata,” ungkap Syamsuddin. Ia menegaskan, kolaborasi ini bukan hanya tentang mengirimkan buku. Sebaliknya, BMH juga mengirimkan harapan, kemudahan, dan kedekatan dengan Sang Pencipta.
Ajakan untuk Terus Bergerak
Meskipun sukses menyalurkan ratusan paket Braille sepanjang tahun, permintaan dari komunitas tunanetra ternyata masih sangat tinggi.
Syamsuddin menambahkan bahwa kebutuhan akan bahan bacaan Braille belum tercukupi sepenuhnya.
Oleh karena itu, BMH mengajak seluruh mitra kebaikan, donatur, dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi. Dengan partisipasi kita, semakin banyak saudara kita yang dapat merasakan manfaat dari akses ilmu agama yang layak.

Tegasnya, kerja sama antara lembaga sosial seperti BMH, pegiat literasi seperti Kang Maman, dan dunia usaha seperti JNE adalah bukti nyata.
“Ketiga pihak ini telah bersinergi demi menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan, membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menghadirkan kebaikan besar,” tutup Syamsuddin.*/Herim









































































































































































































































