Sumur air, Sumber: okezone.com

Wakaf Sumur, Setiap Airnya Adalah Sedekah Jariyah

Sedekah menjadi amalan yang bisa ditunaikan dengan berbagai cara.  Melaksanakannya selain bernilai pahala, juga bisa dimaksimalkan untuk memberikan kesan terbaik pada penerima. Dari banyaknya cara sedekah, wakaf sumur menjadi satu cara alternatif yang patut dipertimbangkan.

Meskipun wakaf dan sedekah memiliki makna yang berbeda, namun manfaat keduanya hampir sama. Saat wakaf digunakan oleh masyarakat, wakaf akan mengalirkan pahala jariyah. Pun demikian dengan sedekah yang manfaat utamanya memberikan pahala jariyah.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda yang artinya,

Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu bermanfaat dan anak sholeh yang mendoakan orang tuanya”. (HR Muslim)

Utsman bin Affan dan Wakaf Sumur

Wakaf sumur dari Utsman bin Affan, Sumber: dailysia.com
Wakaf sumur dari Utsman bin Affan, Sumber: dailysia.com

Sahabat Utsman bin Affan merupakan tokoh yang tercatat memberikan wakaf sumur. Sebagai sahabat yang pernah menjabat sebagai khalifah, tentu beliau jeli dalam melihat peluang.

Ketika mendengar Rasulullah menyampaikan hadits tentang wakaf sumur, beliau segera meresponnya. Selain karena terdorong banyaknya pahala membantu sesama, beliau turut prihatin dengan keadaan yang terjadi waktu itu.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda yang artinya,

Wahai sahabatku, barangsiapa diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapatkan surgaNya Allah Ta’ala”. (HR Muslim)

Meskipun dalam memenuhi hadits itu beliau harus mengeluarkan dana yang cukup banyak dan sedikit drama, akhirnya beliau berhasil. Dan hingga saat ini perjuangannya pun menjadi amalan yang tidak terputus yang terus memberikan pahala jariyah. 

Sumur wakaf beliau dikenal dengan nama Sumur Raumah. Sumur tersebut berlokasi di Kota Madinah. Tepatnya berada disekitar Wadi al-Aqiq di daerah Azhari. Kurang lebih berjarak 3,5 kilometer dari Masjid Nabawi.

Meskipun beliau membelinya sejak masa Nabi, namun hingga kini sumur tersebut masih mengeluarkan air. Hal ini bisa jadi menandakan Allah memberkahi wakafnya dan sebagai pelajaran bagi generasi muslim masa kini.

Walaupun sahabat mulia tersebut telah tiada, namun pahala wakaf sumur masih mengalir padanya. Wakaf memang menjadi cara bersedekah yang memiliki jangka panjang.

Jika ingin mendapatkan manfaat lebih dalam bersedekah, umat Islam hari ini bisa meneladani yang beliau lakukan. Pasalnya meskipun air terkesan barang yang sederhana, masih banyak sesama yang sulit untuk mendapatkannya.

Wakaf Sumur di Negara Maritim?

Kebutuhan sumur air di negara maritim, Sumber: pgimgs.com
Kebutuhan sumur air di negara maritim, Sumber: pgimgs.com

Negeri ini dikenal dengan sebutan Negara Maritim. Hal itu berdasarkan letak geografis Indonesia yang dikelilingi oleh lautan. Setiap pulau yang ada di negeri ini terpisahkan oleh lautan. Otomatis keberadaan air di negeri ini begitu melimpah.

Selain itu masih ditambah dengan adanya iklim tropis. Hal ini menegaskan, selain memiliki jumlah air yang banyak dari lautan juga didukung adanya hujan. Kedua hal ini seringkali memberi kesimpulan, bahwa kekurangan air di negara ini seakan mustahil. Untuk mendapatkan air bersih, penduduk Indonesia tidak perlu bersusah payah.  

Namun, jika melihat data di tahun 2022 lalu, kekurangan air di Indonesia masih menimpa sekitar 3,28% rumah tangga. Angka tersebut tidak termasuk kondisi lain yang belum terdata dengan berbagai faktor.

Jika melihat jumlah penduduk Indonesia saat ini, prosentase tersebut tidaklah sedikit. Meskipun Indonesia dijuluki sebagai negara maritim, namun adanya fenomena ini menjadi penjelas bahwa masyarakat masih butuh diperhatikan dalam hal kecukupan air bersih.

Tentu kekurangan air yang terjadi memiliki sebab. Selain adanya pencemaran pada sumber air, juga karena faktor topografi tempat tinggal penduduk. Ada sebagian penduduk Indonesia yang memang tinggal di daerah ketinggian tertentu dan jenis tanah tertentu.

Dengan demikian mereka sulit untuk mendapatkan air sumur. Terlebih dengan tidak adanya alat yang memadai, mereka akan kesulitan mencari titik sumber air dan membuat sumur. 

Maka, inilah kesempatan jika ingin membantu sesama dalam mendapatkan air bersih. Dengan saling menopang memenuhi kebutuhan dalam pembuatan sumur, tentu beban semakin ringan. Wakaf sumur pun dapat dilakukan dan bisa menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.

Manfaat wakaf sumur tidak hanya akan dirasakan oleh manusia. Namun juga kepada makhluk hidup yang berada di daerah tersebut. Baik itu hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Dengan adanya sumur di dekat mereka, tentu berpengaruh pada pertumbuhan khususnya dalam bidang ekonomi.

Negara Maritim bukan berarti menjadikan penduduk mudah mendapat air bersih. Dengan saling peduli dan membantu, masalah air dapat diatasi. Indahnya berbagi kebaikan memang semestinya dilakukan pada masyarakat yang terkenal dengan tradisi ketimuran ini. Selain, karena termotivasi ajaran sedekah dari agama Islam.

Wakaf Sumur Bersama Baitul Maal Hidayatullah

Wakaf sumur online, Sumber: maboormedia.com
Wakaf sumur online, Sumber: maboormedia.com

Sebagaimana yang telah disinggung di atas, wakaf sumur akan lebih ringan jika dilakukan bersama-sama. Hingga saat ini, itulah yang sedang diupayakan oleh Baitul Maal Hidayatullah. 

Melalui staf dan relawan, BMH terus melakukan survey pada daerah yang dilaporkan kekurangan air bersih. Ketika laporan valid, sumur akan segera dibuat sebagai realisasi amanah wakaf dari para donatur.

Perjuangan untuk terus membuatkan sumur masih terus dilakukan hingga kini. Maka jika Anda ingin turut serta dalam program ini, caranya cukup mudah. Saat ini tersedia layanan donasi wakaf online yang bisa diakses melalui smartphone kapan saja dan di mana saja. 

Dengan kerjasama ini semoga bisa mengurangi jumlah kekurangan air bersih di Indonesia. Dan wakaf sumur dari para donatur pun tepat sasaran dan lebih bermanfaat.

Selain melakukan program pembuatan sumur, BMH juga melakukan berbagai amal sosial yang lain. Salah satunya adalah pelaksanaan ibadah kurban. Nyatanya dari survey yang dilakukan, masih ada daerah yang minim pelaksanaan ibadah kurban. Padahal mayoritas penduduknya adalah muslim.

Tentu alasan utama yang sering dijumpai adalah tidak adanya kecukupan dana untuk membeli hewan kurban. BMH bersedia menjembatani bagi Anda yang berkenan untuk menyalurkan hewan kurban kepada saudara muslim di daerah tersebut.

Harapannya ibadah kurban akan semakin memberi kesan serta lebih bermanfaat sebagaimana wakaf sumur yang tepat sasaran. Dan semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan pahala berlipat dan keberkahanNya bagi hamba yang senantiasa peduli pada sesama.

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.