IMG_20240611_055417_425.jpg

Santri Berdaya: Budidaya Ikan Lele di Kampung Zakat Kota Serang

Senin, 10 Juni 2024, menjadi hari yang penuh semangat dan begitu menyala bagi santri Pondok Pesantren Daarun Najah Walantaka di Kota Serang.

Dalam upaya mendukung kemandirian ekonomi santri, program “Santri Berdaya: Budidaya Ikan Lele” diluncurkan di Kampung Zakat Kota Serang oleh Laznas BMH.

Program ini merupakan inisiatif Kemenag yang didukung oleh Baznas dan Laz, berlokasi di Lingkungan Katepeng, Kelurahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Provinsi Banten.

Sebagai bagian dari program ini, Laznas BMH menyalurkan bantuan berupa 2.000 ekor bibit ikan lele berikut pakannya kepada para santri. H. Nurhalim, Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Serang, mengapresiasi program ini.

“Ini program yang sangat luar biasa untuk membentuk kemandirian para santri sejak dini. Terima kasih BMH dan para donaturnya, semoga ini akan berdampak manfaat yang berkelanjutan,” paparnya.

Ustadz Dimyati, yang turut mendampingi para santri, sangat berterima kasih atas bantuan bibit ikan lele ini.

“Dengan bantuan ini, para santri tidak hanya belajar kitab-kitab agama di pesantren, tapi juga belajar berwirausaha untuk bekal mereka nanti setelah selesai mondok,” ungkapnya dengan penuh antusias.

Roni Hayani, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Banten, menambahkan bahwa program ini juga mendukung kesuksesan program Kampung Zakat yang diinisiasi oleh pemerintah melalui Kemenag.

“Program ini turut mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren melalui budidaya ikan lele. Ini adalah langkah konkret dalam mengembangkan keterampilan wirausaha para santri,” jelasnya.

Program budidaya ikan lele ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan praktis bagi para santri. Mereka diajarkan bagaimana mengelola usaha budidaya ikan lele, dari pemeliharaan hingga pemasaran. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.

Dengan adanya program ini, para santri diharapkan dapat menjadi generasi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

“Semangat dan antusiasme mereka dalam mengikuti program ini menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat, kemandirian ekonomi santri bukanlah hal yang mustahil. Mari kita terus mendukung program-program seperti ini untuk membangun masa depan yang lebih cerah bagi para santri dan pesantren di seluruh Indonesia,” tutup Roni.*/Herim

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.