IMG_20240207_182822_727.jpg

Sambut Ramadhan BMH Gelar Khataman Qur’an dan Buka Puasa Sunnah Bersama Santri di Pesantren-Pesantren Binaan BMH Sulawesi Selatan

Menjelang bulan Ramadhan, Laznas BMH (Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah) menggelar program buka puasa spesial setiap hari Senin dan Kamis, melibatkan lebih dari seribu santri dari 9 pesantren binaan di Sulawesi Selatan.

Kegiatan dimulai dengan khataman atau penamat pembacaan Al-Qur’an 30 juz oleh para santri, yang kemudian diikuti dengan pembacaan doa dari hajat para donatur, dipimpin oleh Ustadz Zainuddin Musaddad, seorang pakar penting dari Jakarta.

Ustadz Zainuddin Musaddad memberikan apresiasi dan dorongan kepada para santri yang telah menjalankan puasa sejak usia dini, sambil menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai ibadah dan fokus pada prestasi akademis untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

Dalam doanya, Ustadz Zainuddin Musaddad mengajak untuk terus meneruskan kenikmatan beribadah agar Allah senantiasa memberikan tambahan kebaikan.

Salah seorang santri, Fitrah, mengungkapkan kegembiraannya atas kegiatan tersebut. Ia bersama teman-temannya dapat memperbaiki bacaan dan hafalan Al-Qur’an, dan di akhir sesi, mereka dapat menikmati menu buka puasa spesial yang disiapkan oleh Laznas BMH.

“Terima kasih kepada Laznas BMH dan donatur yang telah berbagi, semoga kebaikan, kesehatan, dan kelimpahan rezeki senantiasa menyertai para donatur,” ucap Fitrah, yang kini telah hafal 30 Juz Al-Qur’an.

“Selain di Kota Makassar, kegiatan buka puasa juga diselenggarakan di Pondok Pesantren Ar Risalah Pare-pare dan Pondok Pesantren Ahlu Suffah Luwu Timur,” tutup Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Sulsel, Basori Shobirin.*/Herim

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.