Jayapura

Kemenag Papua Dorong Laznas BMH Semakin Maju

Perwakilan dari Kementerian Agama Papua, Ibu Hj Ani Matdoan selaku pembimbing zakat dan wakaf, memberikan semangat untuk lebih progresif kepada Laznas BMH. Hal itu ia sampaikan kala memberi sambutan dalam Rakerwil Gabungan, Papua dan Papua Barat di Jayapura (22/11).

“BMH sudah sangat luar biasa, amilnya muda-muda dan enerjik serta bersemangat untuk terus meningkatkan kemampuan dalam bidang perzakatan. Insha Allah Kemenag akan terus mendukung program-program BMH. Insha Allah surat izin operasional BMH sudah keluar dan akan diberikan dalam waktu dekat,” ungkapnya yang disambut antusias hadirin.

Sementara itu dari Baznas Papua yang dihadiri oleh H. Rasyid Tumenggung Mayang yang merupakan Waka IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum, mengaku senang dengan kiprah Laznas BMH.

“Saya senang, amil BMH masih muda dan semangat. Saya kerap melihat amil-amil BMH aktif menjemput zakat dan sedekah, termasuk di tempat saya berada, yakni di SD-SMP Al-Huda, karena saya juga aktif sebagai pengurus NU di sini,” tuturnya.

Rakerwil Gabungan Papua dan Papua Barat itu sendiri didampingi oleh Sekretaris Lembaga Laznas BMH Pusat, Dr. Eko Muliansyah, SE, MM.

“Kita berupaya hadir hingga ke tapal batas negeri seperti Papua ini agar solidaritas, kepeduian dan kolaborasi dalam kebaikan menyentuh semua titik Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Dulu orang mengatakan, dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya.

Laznas BMH secara jaringan telah hadir di Papua dan Papua Barat. Bahkan ketika pemekaran provinsi Papua disahkan, SDM Laznas BMH pun telah disiapkan, seperti BMH Perwakilan Papua Selatan, Papua Barat Daya dan Papua Tengah.*/Herim

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.