1000267342.jpg

Idul Adha Berkah: Pesantren Pertanian At-Takwa Bandung Barat Semarak dengan Daging Kurban dari BMH

Kebahagiaan Idul Adha 1445 Hijriah tak hanya dirasakan di perkotaan, tetapi juga di pelosok desa. Di Kampung Pangkalan, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, suasana hangat dan syukur menyelimuti Pesantren Pertanian At-Takwa Hidayatullah. Bukan tanpa alasan, BMH (Baitul Maal Hidayatullah) Jawa Barat kembali menebar berkah dengan menyalurkan hewan kurban ke pesantren ini.

Bayangkan, 40 santri dan 100 kepala keluarga di sekitar pesantren kini bisa menikmati lezatnya daging kurban yang berkualitas. Senyum sumringah terpancar dari wajah mereka, sebuah bukti bahwa kebahagiaan tak melulu soal materi, tapi juga tentang berbagi dan kepedulian.

Abdul Kholik, pengurus Yayasan At-Takwa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, terima kasih BMH. Semoga setiap pengorbanan yang diberikan menjadi berkah yang melimpah,” ucapnya dengan tulus.

Tak hanya pengurus yayasan, Dana, seorang warga setempat, juga merasakan manfaat besar dari program ini.

“BMH memang selalu hadir untuk umat. Semoga semakin banyak yang merasakan manfaatnya,” ujarnya sambil tersenyum.

Kurban Berkah BMH ini bukan sekadar soal daging, tapi juga tentang menjalin silaturahmi dan mempererat persaudaraan. Semangat berbagi yang ditunjukkan BMH menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus peduli dan berbagi kepada sesama, terutama di momen-momen spesial seperti Idul Adha.

“Semoga semangat berbagi ini terus berlanjut, dan BMH tetap menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan tangan-tangan dermawan dengan mereka yang membutuhkan,” tutup Koordinator BMH Gerai Kabupaten Bandung Barat, Ona Satria.*/Herim

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.