IMG_20230921_054839_312.jpg

Dai Tangguh Laznas BMH-YBM BRILiaN Berjuang Melawan Buta Huruf Al-Qur’an di Empat Lawang

Ustadz Eko Purnomo, seorang dai tangguh Laznas BMH-YBM BRILiaN di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. 

Ia terus berjuang melawan buta huruf Al-Qur’an. 

Dengan semangat dakwah yang tinggi, Ustadz Eko telah berhasil membina 35 santri di Rumah Qur’an Al Mahyra, Kelurahan Pasar, Kecamatan Tebing Tinggi.

Selain membina santri, Ustadz Eko juga aktif membina 6 majelis taklim di wilayah Kabupaten Empat Lawang. 

Dalam majelis taklim tersebut, Ustadz Eko memberikan materi-materi dakwah yang bermanfaat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam.

Ustadz Eko memilih jalan dakwah agar bisa aktif dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun manusia secara berkelanjutan. 

“Saya ingin menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi masalah buta huruf Al-Qur’an di Indonesia,” kata Ustadz Eko.

Ustadz Eko berharap, dakwahnya dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

“Mari kita bersama-sama berdakwah untuk membangun peradaban Islam yang gemilang,” ajak Ustadz Eko.

BMH YBM BRILiaN Dukung Dakwah Ustadz Eko

Laznas BMH YBM BRILiaN memberikan dukungan penuh kepada Ustadz Eko dalam menjalankan dakwahnya. BMH YBM BRILiaN memberikan bantuan berupa dana operasional, sarana dan prasarana, serta pelatihan dakwah.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Ustadz Eko dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dakwah. BMH YBM BRILiaN akan terus mendukung dakwah Ustadz Eko agar dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkap Kepala BMH Perwakilan Sumatera Selatan, Sholihin (20/9).*/Herim

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.

Hari
Jam
Menit
Detik