IMG_20240229_053331_638.jpg

BMH dan Elhaku Peduli Salurkan Sembako untuk Korban Banjir di Demak

Peduli terhadap sesama merupakan nilai yang dijunjung tinggi oleh umat Islam, termasuk BMH dan Elhaku Peduli. Pada Selasa, 27 Februari 2024, keduanya bekerja sama dalam kegiatan penyaluran sembako untuk membantu korban banjir di Desa Cangkring B dan Pondok Pesantren Latansa, Demak.

Dalam upaya meringankan beban para korban banjir, BMH dan Elhaku Peduli menyediakan dua mobil bantuan sembako yang berisi beras, gula pasir, minyak goreng, kecap, teh, indomie, dan susu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap sesama, terutama bagi warga yang terisolir akibat banjir.

Kyai Ulin Nuha, Pengasuh Pondok Pesantren Latansa Cangkring, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih atas bantuan ini bagi pesantren dan warga sekitar pesantren yang terkena dampak banjir. Saat banjir, kami paling terisolir, dan bantuan jarang masuk,” ucapnya.

Koordinator Elhaku Peduli, Rahmad Widodo, didampingi SAR Hidayatullah Kudus, Edy Mulyanto, dan beberapa murid dari SMP dan SMK, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ali Wendi, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh BMH dan Elhaku Peduli.

“Kami bersyukur atas kepedulian umat, BMH dan Elhaku Peduli, semoga Allah memberikan balasan yang berlipat ganda,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membantu pemulihan korban banjir di Demak.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang besar bagi mereka yang membutuhkan,” terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jateng, Yusran Yauma.*/Herim

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.