Evaluasi Modal Sosial dalam Meningkatkan Kesejahteraan: Studi Kasus Program Sumur Bor Baitul Maal Hidayatullah di Pondok Pesantren Dau

Oleh: Haerunnisak

Tahun: 2025

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran modal sosial dalam mendukung keberhasilan dan keberlanjutan program sumur bor BMH serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan pesantren penerima manfaat.

Desain/Metodologi/Pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yang difokuskan pada pelaksanaan program sumur bor di Pondok Pesantren Al-Furqon, Dau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari pengelola program BMH, pengurus
pondok, serta santri penerima manfaat. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman.

Hasil Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan dana atau teknologi, tetapi sangat dipengaruhi oleh kekuatan modal sosial di lingkungan pesantren. Keempat unsur tersebut kepercayaan, gotong royong, partisipasi aktif, dan jaringan sosial terbukti menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan fasilitas sumur bor. Program ini memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan pesantren, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan santri, efisiensi pengeluaran ekonomi, kelancaran kegiatan ibadah dan pendidikan, hingga terbentuknya solidaritas sosial yang lebih kuat.

 

Selanjutnya