ciri harta berkah. sumber: istockphoto.com

Ciri Harta Berkah, Untuk Hidup yang Lebih Tenang

Harta yang berkah adalah harta yang disenangi oleh Allah. Harta tersebut tidak harus selalu banyak, namun sedikit tapi berkah jauh lebih baik daripada harta banyak tapi tidak berkah. Untuk mendapatkan keberkahannya, tentu, selain mencari dari sumber halal, kita perlu mengetahui ciri harta berkah karena Allah tidak akan memberkahi harta yang haram.

Harta yang berkah senantiasa membawa kebaikan kepada sang pemilik maupun kepada orang lain. Semakin digunakan dalam kebaikan, harta yang didapat akan semakin bertambah juga. Sesuai dengan janji Allah kepada para hamba-Nya yang menjemput rezeki dan selalu bersyukur dengan harta yang dimilikinya.

harta yang berkah, lebih baik dari harta yang banyak. sumber: istockphoto.com
harta yang berkah, lebih baik dari harta yang banyak. sumber: istockphoto.com

Adapun cara menjemput rezeki dan harta yang halal itu dengan bekerja, berwirausaha, berniaga dan lain sebagainya. Dalam bekerja juga harus jauh dari perbuatan-perbuatan yang tercela, seperti menipu, curang, berbohong, atau perbuatan lain yang dapat merugikan orang lain.

Lantas, apa saja hal yang menjadi ciri dari harta yang berkah tersebut?

6 Ciri Harta Berkah yang Wajib Diketahui

Masih banyak orang yang memandang harta yang sebagai hal utama dalam kehidupan ini yang tidak jarang mengakibatkan mereka mencari harta tanpa peduli halal dan haram. Pandangan hidup ini bisa mendorong seseorang untuk melakukan berbagai perilaku yang tercela hingga tindak pidana hanya untuk mendapatkan harta yang berlimpah.

Perlu disadari bahwa Islam mengajarkan jika hakikat dari harta bukan dilihat dari jumlah atau banyaknya, tapi juga dari cara mendapatkannya dan bagaimana fungsi pemanfaatannya.

Ada beberapa ciri terkait harta yang berkah dan harus diketahui oleh setiap muslim. Beberapa diantaranya adalah:

1. Sumber Harta Diperoleh

Ciri pertama dari harta yang berkah atau tidak adalah dilihat dari sumbernya -darimana dan bagaimana cara mendapatkannya. Harta yang diperoleh dari tempat yang halal dan diperoleh dengan cara yang baik, maka harta tersebut bisa terjamin keberkahannya.

Apabila harta yang didapat adalah berasal dari tempat yang halal namun didapatkan dengan cara menipu atau berbohong, maka harta tersebut adalah harta halal tapi tidak berkah. Maka dari itu wajib bagi umat Islam untuk memperhatikan segala sumber harta yang diperolehnya. Agar membawa manfaat bagi diri sendiri orang orang lain.

2. Menambah Ketaqwaan

Efek positif dari kepemilikan harta yang berkah adalah membuat pemiliknya semakin bertaqwa dan mendekatkan diri pada Allah SWT.

Dengan melimpahnya harta yang dimiliki, bisa membuat untuk lebih banyak beramal baik. Contoh menggunakan harta untuk membangun sekolah, sedekah membantu sesama, atau mendanai perbaikan lingkungan sekitar, dan lain sebagainya. Intinya, harta yang dimiliki digunakan sebagai bekal tabungan akhirat kelak.

harta yang berkah akan menambah ketakwaan. sumber: istockphoto.com
harta yang berkah akan menambah ketakwaan. sumber: istockphoto.com

3. Harta Tidak Mudah Hilang

Ciri harta berkah selanjutnya adalah harta tidak akan mudah hilang atau berkurang jika selalu digunakan untuk sedekah, karena dengan bersedekah harta akan menjadi berkah. Semakin banyak harta yang disedekahkan, maka semakin banyak pula yang Allah berikan.

Harta berkah tidak harus berjumlah banyak. Dengan sedikit jumlahnya pun harta tetap bisa menjadi berkah. Dengan sedekah di waktu sempit misalnya, akan menjadikan harta yang dimiliki menjadi tidak mudah hilang.

4. Menambah Rasa Bersyukur

Memiliki harta yang berkah akan menambah rasa syukur dan cukup dengan segala rezeki yang diperoleh. Mulai dari nikmat harta yang dimiliki hingga masih diberikannya kesempatan hidup. Serta masih bisa bangun tidur dan bernapas di pagi hari juga merupakan salah satu bentuk nikmat patut untuk disyukuri.

Perihal rasa syukur ini telah disebutkan dalam firman Allah di Al Quran, pada Surat Al-Baqarah ayat 172, yang berarti:

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara kalian dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kalian. Dan bersyukurlah kalian hanya kepada Allah, Tuhan yang kalian sembah.”

5. Tidak Membawa Ke Arah Maksiat

Tanda atau ciri lainnya dari harta yang berkah adalah menjaga diri dari melakukan perbuatan maksiat. Bila harta yang dimiliki bukanlah harta yang berkah, maka akan banyak orang yang terjerumus ke dalam kemaksiatan.

Hal seperti itu sudah banyak terjadi. Ketika seseorang sudah menjadi kaya raya, namun bukan dari harta yang berkah , ia akan membelanjakan hartanya pada hal maksiat. Keserakahan dalam mencari harta, juga bisa membuat seseorang lupa untuk beribadah. Itu pertanda, harta yang diperoleh justru menjauhkannya dari Allah dengan perbuatan maksiat.

6. Membuat Hidup Semakin Tenang, Aman, Damai dan Bahagia

Tidak selamanya orang yang berlimpah harta dan kaya raya akan mendapatkan kebahagiaan dalam hatinya. Hal itu wajar karena bisa jadi harta yang dimiliki bukanlah harta yang berkah.

Harta yang berkah meskipun sedikit, sudah cukup dan bisa membuat pemiliknya merasa hidup lebih aman dan damai. Begitu juga ketika harta yang dimilikinya bertambah banyak, akan membuatnya lebih tenang dan bahagia, bukan malah menjadikan hidupnya dilanda kekhawatiran karena takut hartanya akan hilang.

hidup lebih bahagia karena harta yang berkah. sumber: istockphoto.com
hidup lebih bahagia karena harta yang berkah. sumber: istockphoto.com

Ada perasaan tenteram dan damai menyelimuti dalam hatinya yang lahir dari kesadaran, bahwa harta yang dimilikinya itu hanyalah sekadar titipan dari Allah. Jadi ketika Allah berkehendak mengambilnya kembali maka itu tandanya memang bukan harta atau rezekinya.

Harta Semakin Berkah Dengan Bersedekah di Baitul Maal Hidayatullah

Untuk menjaga harta dan menjadikannya lebih berkah adalah dengan membelanjakan harta tersebut di jalan Allah. Harta tersebut bisa untuk bersedekah kepada fakir miskin, santunan anak yatim atau kepada kaum dhuafa lainnya. Itulah ciri harta berkah yang perlu dilakukan dan dijaga oleh umat Islam.

Bagi Anda yang ingin menjadikan harta lebih berkah dengan berdonasi seperti bersedekah, berwakaf atau berzakat, tetapi tidak memiliki waktu ataupun belum memiliki pandangan kepada siapa donasi tersebut diberikan, kini Baitul Maal Hidayatullah telah menyediakan layanan bayar sedekah, wakaf, zakat dan donasi online.

Dengan sistem layanan donasi berbasis internet BMH yang kredibel dan transparan, Anda akan mendapatkan kemudahan untuk menyalurkan donasi tanpa perlu keluar rumah. Semoga bermanfaat!

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.