LAZNAS BMH Jawa Timur kembali menghadirkan kebahagiaan melalui program wakaf air bersih dengan meresmikan sumur bor ke-270 di Jawa Timur. Program ini direalisasikan untuk mendukung kebutuhan air bersih di lingkungan MI, TK, dan Masjid Al Fattah yang berlokasi di Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, pada Kamis (11/6/2026).
Sumur bor tersebut memberikan manfaat bagi 317 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa, guru, jamaah masjid, serta masyarakat sekitar.
Sebelum hadirnya sumur bor, lembaga pendidikan dan masjid mengalami kendala serius dalam pemenuhan kebutuhan air bersih akibat sumur yang sebelumnya digunakan mengalami kerusakan atau jebol. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas belajar mengajar, ibadah, serta kebutuhan sanitasi sehari-hari.

Ustadz Achmad Basori selaku pengasuh menyampaikan rasa syukur atas bantuan sumur bor yang telah direalisasikan oleh BMH bersama para donatur.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hadirnya sumur bor ini. Sebelumnya kami mengalami kesulitan karena sumur yang ada rusak dan tidak bisa digunakan. Kini kebutuhan air untuk sekolah dan masjid dapat terpenuhi dengan baik. Semoga Allah membalas kebaikan seluruh donatur dan tim BMH,” ujarnya.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh para siswa. Dias Rahmad, salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih kakak-kakak BMH yang sudah membantu sekolah kami. Sekarang airnya sudah ada lagi dan kami bisa lebih nyaman belajar dan beribadah,” tuturnya.
Imam Muslim, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, menjelaskan bahwa program sumur bor merupakan salah satu bentuk ikhtiar BMH dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.
“Alhamdulillah, peresmian sumur bor ke-270 ini menjadi bukti nyata amanah para donatur yang terus mengalir manfaatnya. Dampak program ini tidak hanya menghadirkan akses air bersih bagi 317 penerima manfaat, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi, mendukung aktivitas pendidikan anak-anak, memperlancar kegiatan ibadah di masjid, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan air bersih,” ujarnya.
BMH Jawa Timur akan terus memperluas program wakaf sumur bor ke berbagai wilayah yang membutuhkan agar semakin banyak masyarakat, lembaga pendidikan, dan rumah ibadah yang dapat merasakan manfaat air bersih sebagai sumber kehidupan yang berkelanjutan.